Selena
Selena meletakkan karung yang di bawanya di meja tengah.
“Aku di sini.” Seorang wanita paruh baya keluar dari arah dapur, mengenakan celemek putih. Wanita itu menghambur pelukan pada Selena. “Astaga, rasanya baru beberapa lalu kau kemari, sekarang sepertinya sudah begitu lama.”
“Maaf, aku baru bisa kembali.” Pelukan keduanya terlepas.
“Tidak masalah. Aku tahu, jalanmu untuk kemari tidaklah mudah.” Pandangan wanita itu tertuju pada Lucas. “Eh, kau tidak datang sendiri?”
Hot Chapters