Jagat Kelana
"Apa maksud pernyataanmu itu, Bocah Laknat?"
Jagat mengulum senyum tipis dan menatap sendu pada kedua entitas beda kelamin. Lalu, perlahan kepalanya menggeleng tidak mengerti.
"Aneh saja, dimana naluri hati seorang ibu atau anak? Hingga di depan mata sama-sama tidak mengenali," ungkap Jagat dengan nada tenang dan datar menatap pada Arsinta.
"Apa yang kamu katakan, Jagat!"
"Sudah jangan pedulikan kata pria busuk itu, Pangeran. Tolong jika kamu inginkan ini, bantu aku keluar dari siksa tubuhku!" pinta Arsinta dengan tatapan memohon dan lembut.
Bab Populer