Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Red in Us

Red in Us

Dia mematikan AC, meski udara di sekitar terasa sedikit gerah. Dari kaca besar hotel berbintang itu, tampak rintik hujan yang kian menderas. Suara desiannya memang terdengar tidak kencang, tapi Rabu yakin kalau di luar sana keadaan langit sedang tak baik. “Males mandi. Lo aja,” tolak Katha. Dia bahkan tanpa risih menjatuhkan diri di atas karpet ruangan. “Ya, ampun, apa mau mandi berdua?” tanya Rabu.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

Dia sangat kuatir dengan Arnon. Sampai di depan apartemen, hujan makin deras. Fea basah kuyup. Secepat mungkin Fea masuk ke apartemen. Fea tidak peduli tatapan aneh resepsionis saat dia memberitahu akan ke lantai tempat Arnon tinggal. Fea sangat tidak sabar. Apa yang terjadi dengan Arnon sebenarnya?
9.935.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Memikat Hati Pangeran Kelas

Memikat Hati Pangeran Kelas

“Ini hujan dan bisa-bisanya lo nggak nyari tempat berteduh.” “Gerimis doang. Gue juga nggak ngeh tadi kalo hujan udah turun soalnya gue terlalu sibuk mikirin ….” “Mikirin apa sampe nggak ngeh kalo hujan?” “Mikirin … elo.” Kenzo tersenyum sinis. “Nggak masuk akal. Sini!”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Ada apa dengan tunanganku?

Ada apa dengan tunanganku?

You are like a light, after the rain has passed. You come up in my heart, like this.. You are, like a beautiful dream. _U R_ Aku terus menatap jalanan yang diguyur hujan lebat. Beberapa orang yang melihatku duduk di emperan butik mencoba membujukku untuk pergi berlindung dari guyuran hujan, beberapa lagi mencibir ulah gilaku yang memilih membiarkan hujan mengguyur tubuh. Dan sisanya, mereka tidak peduli sama sekali denganku.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
THE FRAPPUCINO MURDER

THE FRAPPUCINO MURDER

Apakah dia teringat akan kisah sedih dari sebuah buku dongeng yang pernah kubacakan? Tidak. Bukan itu. Ini bukan suara tangisan. Ini suara hujan. Benar. Curah hujan sedang tinggi di bulan ini. Hujan yang cukup deras hingga atap kamar kami bocor? Tubuhku rasanya dihujani peluru air. Menusuk-nusuk tanpa henti, tanpa ampun. Apakah banyak tempat yang bocor? Bagaimana dengan gadis kecilku? Apakah dia kehujanan juga? Kuharap tidak.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Surat dari Azza

Surat dari Azza

"Hah? Dia banget bukannya om, ya, kak?" Oh, Tuhan. Berdebat dengan Azza adalah hal yang salah. Tapi, kali ini mungkin ada benarnya. "Musim hujan, nanti kehujanan." "Lagian, udah reda, kali. Yuk!" "Besok, aja." "Sekarang, aja." "Besok, aja. Sekarang belom sore." "Ya, nanti sore lah." "Hujan." "Sok, tahu. Kata siapa?"
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Darling Enemy

Darling Enemy

Jangan ada sakit hati di antara kita judulnya. Hujan deras akhir-akhir ini memang sering mengguyur bumi di sore hari. Sebenarnya Vanilla senang-senang saja jika turun hujan. Ia suka mencium bau tanah saat air hujan menyiram bumi. Segar dan menenangkan. Asalkan jangan pada saat-saat ia pulang bekerja seperti ini. Karena ia hanya mengandalkan transportasi kendaraan roda dua untuk pulang ke rumahnya, hujan membuat jadwal kepulangannya tertunda. Dan abang gojek biasanya tidak mau menerima order pada saat hujan-hujan begini. Alhasil terkadang ia menunggu hingga jauh malam, dan mengobrol akrab dengan Pak Sapto, Satpam gedung saking lamanya menunggu hujan reda.
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Pernahkah kamu nekat menerobos hujan? Di hari mendung, hujan turun rintik. Kamu harus pergi, dan kamu memilih tetap melangkah. Kamu pikir ini hanya gerimis—paling basah sedikit. Tapi di tengah jalan, rintik itu berubah. Makin deras. Makin dingin. Sampai akhirnya kamu basah kuyup, menggigil, dan sadar: prediksimu salah.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Aku tak mengerti apa poin mereka mengumumkan itu, tetapi mereka memang membubarkan diri. Langit agak gelap. Aroma hujan sudah tercium. Fal menggerutu karena dia tidak bisa bermain. Katanya hujan membuat segalanya tidak asyik. Fal sedikit beda dengan diriku yang justru selalu mencari kesempatan keluar saat hujan. Fal justru tidak suka membasahi diri dengan air yang langsung dari langit. “Kenapa tidak suka?” tanyaku.
1018.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai apa bedanya kamu sama hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status