MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!
Toh, siap gak siap, mereka harus siap.
Aku masuk, suasana kelas ternyata masih ribut. Maklum dan wajar, namanya juga anak-anak. Pas aku muncul, semua langsung sigap menuju tempatnya masing-masing dan komando diambil sang ketua kelas untuk berdoa sebelum belajar.
“Sekarang silakan buka halaman dua puluh lima! Kita bahas tugas dulu, ya! Yang sudah, tolong ke depan!” titahku pada mereka.