Tante, Tahan! Nanti Keterusan
Joni duduk di kursinya, mengunyah roti panggang itu dalam keheningan yang menyesakkan.
Tidak ada candaan, godaan manja, atau obrolan hangat seperti biasanya. Aya bersikap layaknya seorang nyonya yang sedang melayani tamu jauh di rumahnya.
"Nanti siang Om Rama pulang," ujar Aya tiba-tiba, memecah kesunyian tanpa mengalihkan pandangannya dari layar tablet.
Joni menelan rotinya dengan susah payah. "Oh... iya, Tante. Jam berapa?"