Pengantin Pengganti Untuk Tuan Excel
Ia berusaha menetralkan detak jantungnya.
"Nanti uang, Om, habis," balas Nur lirih.
"Gampanglah, uang bisa di cari. Kalau kebahagian istri itu lebih berharga," sambung Excel, berusaha meyakinkan Nur.
"Tapi, Om, kita juga harus realistis. Uang untuk kebutuhan sehari-hari juga penting," protes Nur.
"Ini Tuan, barangnya sudah siap."
Obrolan sepasang pengantin baru itu akhirnya terpotong saat penjaga toko menyerahkan paper bag. Excel segera mengeluarkan kartu debit, dan membayarnya.
Bab Populer