Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Jika aku bisa menebak, dia menyuruhku untuk mencoba kopi di depanku saat ini. Kuraih cangkir di depanku dan perlahan mencicipi Dark Coffee yang untuk pertama kalinya aku meminumnya. Rasa pahit begitu kental dengan rasa manis yang sangat sedikit. Rasanya hampir sama dengan kopi yang sering kupesan, namun rasa ini lumayan enak. Setidaknya moodku yang buruk akan sedikit terobati. “Tidak suka pahit?” laki-laki itu membuka suara.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

Artur membaringkan badanya di kasur kamarnya melepas lelah dan berfikir nasibnya disini. "ahh apakah berada di dunia ini lebih baik dari pada harus bertaruh nyawa di hutan belantara, tapi bagaimana aku bisa kembali? sampai kesini saja aku tidak tau bagaimana tapi entahlah mungkin aku harus memulai hidup yang baru disini" TOK TOK!! Seseorang mengetuk pintu kamar Artur. "Masuklah" "Kak Artur guru besar ingin menemuimu dia menunggu di ruanganya"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
A bittersweet life

A bittersweet life

Ceklek Pintu terbuka, menampilkan Luke yang terkejut melihat Leon yang sudah sadar. "Sshhtttt..." "Tuan ada yang bisa ku bantu? Apa rasanya sakit?" bisik Luke mendekati Leon. "Sakit lah bodoh! Walaupun aku sering tertembak, tetap saja sakit!" kesal Leon mendengar pertanyaan Luke. "Tuan ada yang ingin ku tanyakan." "Apa?"
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
Bittersweet Love

Bittersweet Love

Wisnu memberikan lagi ponselnya membuat Audrey mau tidak mau menerimanya. Audrey menggerakkan ke bawah mencari sesuatu yang diinginkannya, Wisnu masih berada disampingnya seakan menunggu apa yang akan dirinya pesan. Audrey akhirnya memilih minuman coklat dingin dan pasta, mengembalikan pada Wisnu yang langsung menerimanya. Audrey melihat sekilas apa yang Wisnu lakukan, tampaknya membeli untuk dirinya sendiri dan Audrey baru tahu selera Wisnu saat ini.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
Arthur&Bianca

Arthur&Bianca

bisik Arthur di telinga Bianca dan Bianca menelan salivanya. "Aku sudah tidak sabar menikah dengan mu, bibir mu ini membuat ku terus ingin mencobanya." bisik Arthur yang jemarinya mengusap bibir Bianca dengan lembut. "Kau sudah berjanji untuk tidak menyentuh ku." seru Bianca. "Benarkah? Aku tidak mengingatnya." ucap Arthur yang kini ia menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman simpul.
1021.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 710 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
Bittersweet Passion

Bittersweet Passion

“Aku minta maaf karena sudah menuduhmu. Bahkan aku sampai mengatakan kata-kata kasar. Aku bilang kau sengaja ingin menjebakku demi mendapatkan apa yang kau inginkan. Aku tahu ribuan maaf, tidak akan pernah bisa melupakan kata-kata kejamku padamu.” “Percayalah, kehadiran Marvel dan Janita tidak pernah sekalipun, aku sesali dalam hidupku. Mereka anak-anak kesayanganku dan kebaanggaanku. Aku sangat mencintai mereka, Sayang. Kau memberikanku hadiah paling indah dengan melahirkan Marvel dan Janita.”
1059.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
My Bittersweet

My Bittersweet

Tanpa menjawab, Bahana berlalu menuju taman belakang, dan menemukan wanitanya itu sedang menatap laptop di kursi taman. Bahana berlari mendapati Nayaka dan memeluknya. Membuat Nayaka kaget. “I miss you,” bisik Bahana membuat Nayaka tersenyum geli. “Kita, hanya terpisah dalam hitungan jam, Na,” kata Nayaka. “Itu seolah selamanya bagiku,” jawab Bahana seraya mengeratkan pelukannya. Nayaka kemudian ikut melingkarkan tangannya di tubuh Bahana. Membalas pelukan yang sebenarnya juga dia rindukan itu.
103.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

cegah Misha dengan lembut. Bibir Andreas menipis dengan senyum kesal. Jelas dia tidak setuju dengan gadis itu. "Mengusikmu sama artinya menantangku, Sayang. Dan akan ada harga untuk itu," gumam Andreas dengan mata menyorot tajam. Misha memandang pria tampan yang ada di dekatnya itu dengan perasaan campur aduk. Tersentuh, kagum, namun rasa takut hatinya disakiti lagi lebih mendominasi dan menekan banyak sisi ketertarikannya pada pria itu.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

selidik Budiman bisa memercayai Bahar, karena pria itu memberikan alasan konkret. Bahar mengerjap dan terdiam. Mengingat kembali kejadian 15 tahun lalu yang terlewat dan tidak pernah ia pikirkan sebelumnya. “Farhat! Dia sopirnya Non Anggun sama bu Arimbi.” “Ke mana dia sekarang?” ulang Budiman tersenyum pada pria yang meletakkan kopi pesanannya. “Dia ...” Bahar menggeleng dan kembali mengingat dengan keras. “Seingat saya ... dia resign setelah pak Alfian dan bu Arimbi meninggal.”
10119.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai arti bittersweet
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Mae Kim
aku tim wahyu-anggun garis keras mba, karena aku mau wahyu dan anggun sama-sama bahagia. semua di sini kasian, tp menurutku yg paling kasihan anggun dan wahyu dengan kehidupannya masing-masing, jd mereka berhak bahagia dengan bersama. jd plis mba, buat anggun bersama dengan wahyu:"
firly edogawa
selalu bagus,, yg 1 inibikin campur aduk emosi saya.. sedih,kecewa,marah, tegang, semoga bahagia di akhir cerita, dan yg antagonis dapat karmanya secepatnya . tapi jangan cepat pula berakhir ceritanya..bahagianya yg banyak, yg jahat2 buang aja udah........... suka suka suka pokoknya...........
Baca Semua Ulasan
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Masalahnya yang sering Sena lupakan justru hal-hal yang penting. Seorang pelayan datang ke meja Sena, membawakan satu gelas berisi mango juice yang terlihat segar. “Aku nggak pesan ini,” tolak Sena. Caffe latte miliknya masih setengah penuh dan perut Sena juga sudah kenyang. Dia sudah menghabiskan satu gelas air mineral dingin dan satu piring HOC pasta. “Itu hadiah dariku.” Seseorang di belakang Sena menjawab. Laki-laki itu duduk di depan Sena ketika pelayan telah pergi dengan membawa satu gelas Americano, minuman yang seumur-umur belum pernah Sena minum.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai arti bittersweet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status