Sweet Coffee
Aku tersenyum lalu meraih ponselku, “terima kasih, Ren. Padahal aku tidak meminta untuk dibelikan cokelat.”
Terdengar kekehan pelan darinya lalu menjawab, “aku tidak perlu menunggu kamu meminta baru aku belikan, Carissa. Cobalah. Cokelat sangat cocok dimakan saat bersantai. Ohya, besok aku akan menjemputmu pukul 9 pagi. Bagaimana?”
Aku berdehem, “bukan masalah. Aku akan menunggumu besok.”
“Kalau begitu, sampai jumpa besok. Jangan lupa memakan cokelat dariku, tapi jangan terlalu banyak. Bye bye!”
Hot Chapters