Athanasia
Gadis itu masih terisak di pelukannya, isakan tangis Athanasia terasa sangat menyanyat hatinya saat itu juga.
" ... Arsa," lirihnya.
Dika terdiam. Nama laki-laki itu kembali diucapkan oleh gadisnya, padahal, Athanasia sudah berjanji tak akan pernah mengucapkan nama itu lagi di hadapan Dika.
Dika menelan ludahnya dengan susah payah, "Arsa, kenapa?"
" ... Arsa sakit," ucapnya.
Kedua alisnya bertaut. Raut wajahnya bingung, ia tak mengerti apa yang dikatakan oleh Athanasia, "Maksud kamu?"
Hot Chapters