Hamil Anak Calon Wakil Presiden
Setelah berkata itu, Jatmiko berbalik dan meninggalkan ruangan dengan langkah keras, pintu tertutup dengan suara menggelegar.
Haryanto berdiri di tempatnya, terdiam. Perlahan ia mengangkat tangannya ke pelipis, memijat kepalanya sendiri seolah mencoba meredakan rasa pusing yang menyerang. Dengan suara pelan, ia bergumam pada dirinya sendiri, "Mahendra benar... Politik ini terlalu kotor, terlalu kejam. Bahkan niat baik untuk membawa negara ini lebih baik lagi bisa terjerat oleh ambisi dan permainan busuk."
Bab Populer