Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Obsesi Sang Pewaris

Obsesi Sang Pewaris

Dear readers, Sebelum membaca bab selanjutnya, author mau kasih disclaimer dulu ya. Cerita ini mungkin akan sedikit bersinggungan dengan pembahasan dunia politik karena salah satu tokoh yang akan diceritakan di sini adalah salah satu bakal calon presiden sehingga mau tak mau akan ada sedikit pembahasan politik. Jadi author kasih disclaimer sejenak ya.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as tokoh politik
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Tugirin lagi. "Ada Poltob, mulutnya harus dijaga ya, Bang Parlin," kata Tugirin lagi . "Apa poltob, Mak?" bisik Butet. "On, polisi Toba, itu istilah untuk istri," jawabku seraya berbisik juga. "Eh, Wak Tugirin gak ada poltob nya, kasihan," kata Butet tiba-tiba. "Tet!" bentakku. Aku tak ingin cari masalah lagi.
9.8582.8K viewsCompletedAdded to Library 17.5K Times as tokoh politik
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

“Entah bagaimana penilaianmu sekarang padaku. Tapi sepatutnya, pengenalanmu padaku sudah cukup mumpuni; sebagai pria yang menjalani hidup sosialnya atas dasar hubungan timbal balik, bukan karena mematuhi undang-undang buatan manusia—meski rasanya tidak ada bedanya. Barang tentu, hanya karena kamu menilai diriku anarkis, agaknya tidaklah keren mengaitkanku dengan perilaku yang pasti selalu kasar, kacau dan berantakan. Adapun akhirnya engkau mengenalku dengan citra seperti itu … jelas bahwa engkau belum benar-benar mengenalku.” Walakin, karena Kael enggan memperpanjang persoalan dan tetap bersikeras untuk mencari tokoh politik, maka Arata hanya memberikan pesan
1020.3K viewsOngoingAdded to Library 651 Times as tokoh politik
Show Reviews (6)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Read All Reviews
Shadow of The Past

Shadow of The Past

“Pengusaha muda sepertimu tahu apa? Politik tidak semudah yang kau bayangkan.” “Aku tidak meremehkannya, Takahiro-san,” balas Kei dengan tenang. “Politik memang tidak pernah mudah. Tapi, sudah lebih dari sepuluh tahun aku berkecimpung dengan bisnis. Kerugian yang kudapat akan terlihat lebih nyata dari kerugian politik Anda dan rekan-rekan Anda. Isu negatif memang akan menurunkan pamor para figur politik. Belum lagi dengan berita miring di sana sini yang mengharuskan Anda untuk selalu berhati-hati agar tetap dipercaya rakyat.”
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 782 Times as tokoh politik
Read
+Library
Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Sebuah istilah asing membetot perhatian Pinto. Gerak wajah persegi panjang Pinto dipahami oleh Wahid. Segera dia mendefinisikan istilah asing yang menyita atensi Pinto, “Sosiologi politik adalah cabang sosiologi yang mempelajari ranah politik. Hal yang dikaji adalah relasi antara negara dan masyarakat. Wujudnya bisa berupa relasi antara institusi pemerintah dan masyarakat, antara institusi negara dan masyarakat, antara pejabat pemerintah dan masyarakat, dan antara pejabat negara dan masyarakat.” Tanggapan Pinto terhadap penjabaran Wahid amat seadanya. Mencerminkan ketiadaan minat untuk penanyaan lebih detail karena kurang mengerti.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as tokoh politik
Read
+Library
TOXIC (INDONESIA)

TOXIC (INDONESIA)

“Biar saya aja yang gantiin.” “Wow! Ada pertunjukan pangeran berkuda putih ya sekarang?” Laki-laki yang tadi mengusulkan hukuman push up mengejek. “Tangan dia keseleo. Kalau sampai dia melakukan push up dan cidera, apa kalian berani mempertanggungjawabkannya?” Laki-laki bername tag Tapai Busuk itu membela membuat para senior terkejut mendengarnya.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as tokoh politik
Read
+Library
Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

Kebangkitan Giok Karana (Karma Dari Giok Leluhur)

"Itu akan merusak image Darma." "Bukan hanya merusak. Itu akan menghancurkan narasi 'keajaiban' yang mereka bangun." Rendra duduk kembali di kursinya. "Politik itu tentang narasi, Bagas. Siapa yang kontrol narasi, dia yang menang." Bagas terdiam sejenak. "Tapi... bagaimana kalau dia menolak?"
2.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as tokoh politik
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Awalnya Pak Ardi tidak peduli dengan apa yang temannya ini lakukan, hingga akhirnya temannya pun berkata. “Di, bukanya kamu ingin jadi politisi, sehingga mengumpulkan uang dari togel, untuk bisa menjadi modal daftar menjadi calon pejabat publik," Kata temannya itu. Pak Ardi hanya mengangguk, dia tahu harapannya akan sirna. Karena salah satu syarat terjun ke dunia politik setidaknya harus ada banyak uang untuk membuat citra baik kepada rakyat, suka atau tidak suka namun memang seperti itulah permainan di dunia politik.
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 23.2K Times as tokoh politik
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Ketika Politik Menemui Cinta

Ketika Politik Menemui Cinta

Sebuah istilah asing membetot perhatian Pinto. Gerak wajah persegi panjang Pinto dipahami oleh Wahid. Segera dia mendefinisikan istilah asing yang menyita atensi Pinto, “Sosiologi politik adalah cabang sosiologi yang mempelajari ranah politik. Hal yang dikaji adalah relasi antara negara dan masyarakat. Wujudnya bisa berupa relasi antara institusi pemerintah dan masyarakat, antara institusi negara dan masyarakat, antara pejabat pemerintah dan masyarakat, dan antara pejabat negara dan masyarakat.” Tanggapan Pinto terhadap penjabaran Wahid amat seadanya. Mencerminkan ketiadaan minat untuk penanyaan lebih detail karena kurang mengerti.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as tokoh politik
Show Reviews (22)
Read
+Library
Ryandhika Rahman
Drama politik kalau diramu sama konflik yang tepat dan deket sama pembaca pasti bakal gokil sih jadinya. apalagi campur sama romance. Lanjutkan mas, novelnya keren. Jangan kendorin konfliinya .........
Hujan Aksara
Suka bgt bagaimana penulis mendeskripsikan keadaan, dan pemilihan diksinya. Gak kebayang memang jadi Pinto yg karena memang punya privilege sebagai anak president dan seorang anggota DPR, pasti banyak sekali tuntutannya meski hanya untuk sekadar memilih pacar, rumit, sampe dijuluki jomblo karatan🥲
Read All Reviews
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

Arisha menunjuk map hijau yang ditaruh di atas dashboard. “Iya, ambil aja.” Akhtar sempat melirik ke samping kiri. Dari cara Arisha membaca berkas persiapan prakampanye itu, terlihat ada minat yang cukup kuat istrinya terhadap masalah politik. Jika tidak, tentu ia hanya membuka sambil lalun dan segera menutupnya. Benar-benar calon ibu wakil bupati, pikirnya. Sedikit berbeda dengan Hasna, mendiang istrinya itu tak pernah merespon lebih saat Akhtar melemparkan obrolan isu sosial politik. “Berarti Kiai Ahmad ini tokoh ke tiga yang ditargetkan sebagai kantong massa ya, Mas?” Tanya Arisha masih dengan tatapan fokus ke halaman data para tokoh.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as tokoh politik
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status