Gairah Liar Istriku
“Astaga… aku hampir kehilanganmu…”
Rama menatapnya lekat-lekat. Matanya buram, sebuah kombinasi yang rumit antara syukur karena tidak mati sendirian dan kebencian yang belum sepenuhnya padam. Ia ingin marah, ingin berteriak menyalahkan semua yang terjadi, tapi lidahnya terasa berat, dan tubuhnya masih terkurung dalam kelemahan fisik.
“Kenapa… aku ada di sini?” gumamnya, suaranya serak dan nyaris tanpa daya.