Ditipu Mertua dan Suami
" tanyaku penasaran sambil melahap nasi kucing dan menggigit mendoan.
"Ya anugrahnya, kamu bisa ketemu aku. Bener, nggak?" Ucapnya dengan lirikan menyebalkan yang membuatku tersedak, kuseruput sedikit susu.
"Makanya kamu harus bersyukur, Ra. Dan sekali lagi jangan pernah merasa sendiri. Ya, Ra? Ayo, sekarang tumpahkan semua unek unekmu, luapkan amarahmu. Aku siap mendengarkan."