SHANIA
"Aku tidak terkejut. Tapi kenapa kamu mendadak bicara soal ini? Apa yang kamu ketahui tentangnya? Tapi sebelumnya, katakan dulu, dimana kamu sekarang?"
"Aku ada di—ah," Shania mendesah penuh kedongkolan. "Adrian telah menipuku, Alan," ucap Shania kesal. "Dia meneleponku, dan mengatakan aku perlu mengunjungi Pak Zidan untuk melihat kondisinya. Dia bilang dia merawat Pak Zidan di rumahnya. Dia lalu memberiku alamat rumah, yang ternyata bukan hanya jauh, tapi juga terpencil dan terasing, dan—keterlaluan! Setelah aku sampai, Pak Zidan ternyata tidak benar-benar berada di sini. Adrian hanya bermaksud memancingku, lalu menahanku di sini. "
"Apa? Berani-beraninya dia—"
Hot Chapters