Diuber Janda
Lelaki yang tadinya bersujud itu, kini mengangkat wajahnya, lalu dengan mata berkabutnya, mengucapkan,"terimakasih, Bu."
"Allahu Akbar, Allaahu Akbar!" suara adzan magrib pun berkumandang. Amin mengucap hamdalah dalam hatinya, lalu segera duduk di hadapan Ririn, kemudian membaca doa berbuka puasa, sekaligus doa mau makan. Ririn mengulas senyum, tak ada lagi percakapan di antara keduanya, karena Amin fokus pada makanan dan minumannya. Sesekali Amin menatap Ririn, lalu tersenyum.
Hot Chapters