Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan

Kau Menikah, Aku Mengikhlaskan

Pria berambut perak itu menoleh pada Leo, “Kau mau saya yang menuangkan, atau kau sendiri?” “Sudah lama tidak ada yang memanjakan saya, sekali ini biarlah ayah angkat menyayangi saya,” ucap Leo dengan manja. Seorang pria dewasa, apalagi dengan citra seperti dirinya, mengucapkan kalimat semacam itu tentu saja terdengar menjengkelkan. Setidaknya pengelola rumah yang mendengarnya langsung menegang, tubuhnya hampir kaku.
9.2230.6K viewsCompletedAdded to Library 9.2K Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR

CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR

Sambil berat hati, pria itu berjalan untuk kembali duduk di kursi sebelum kembali menonton video dewasa. “Hmph…! Kalau dia memang tidak suka dengan hobiku, maka aku sendiri yang akan membuatnya mengerti mengapa hal ini bisa menjadi hobiku! Dengarkanlah suara merdu penuh kenikmatan ini, dasar wanita kasar yang tidak tahu kenikmatan duniawi, sok suci lagi!” Klik…! Tak ragu sedikit pun, Rensakar segera memulai kembali aktivitasnya untuk menonton video dewasa tepat diikuti dengan volume suara yang begitu keras nyaringnya tak dikecilkan sama sekali.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

Terpaksa Menjadi Istri Pengganti

“Grup khusus bacaan dan tontonan dewasa, dua puluh satu plus-plus.” “Ck, Mesumm!” dengkusku menggeleng, rona merah di wajahku menahan malu. Hahahaha… Mas Adam kali ini tertawa lebih keras. “Kamu belum cukup umur. Iya, kan?” “Iya, umurku emang baru mau dua puluh tahun, tiga bulan lagi. Puas!” ocehku sedikit kesal. “Ish.. ish.. ish, aku terkena pasal pelanggaran menikahi gadis di bawah umur nggak, ya?” tanyanya menggoda.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Dibandingkan dengan wanita pertama, suara wanita kedua ini jelas jauh lebih menggoda. Di dalam ruangan, seorang pria duduk di sofa panjang yang cukup untuk menampung 20 hingga 30 orang. Pria itu terlihat berusia sekitar 40 tahun, bertubuh besar dan kekar, dengan kepala yang botak tanpa sehelai rambut pun.
10270.7K viewsCompletedAdded to Library 10.3K Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Tidak mencari perhatian. Pria tua itu menyesap perlahan. Ia tidak langsung bicara. Tidak menoleh. Tidak memberi reaksi yang bisa ditiru orang lain. Lalu ia mengangguk—sekali. Dan sekali lagi. “Rasanya jujur.” Kata itu melayang sesaat. Tidak keras. Tidak pula dramatis. Namun cukup lama untuk ditangkap oleh telinga yang terbiasa membaca nada di balik kalimat.
8.92.9K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Jeratan Tuan Reiner

Jeratan Tuan Reiner

gumam Greta dengan nada iri. Kembali ke ruang keluarga, Elise memberanikan diri bertanya, “Apakah ada yang bisa saya bantu lagi, Tuan Abraham?” Pria tua itu menggeleng, masih tersenyum. “Hanya ini. Tapi duduklah sebentar, temani aku membaca. Kau punya suara yang tenang, bagus untuk membaca berita politik hari ini.”
1.6K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

Gadis? Tidak, aku Menyukai Wanita Dewasa!

Para bos yang makan di Hotel JHL Solitaire hari itu berasal dari kalangan yang sama, pada dasarnya dengan tingkat pendapatan serupa. Setelah sampai di kantor manajer umum, Tante Widya menyapa Raka. "Raka, silakan duduk dulu. Tante ambilkan segelas air untukmu." Di samping jendela, seorang pria paruh baya berkacamata menoleh. Meski usianya sudah di atas 40 tahun, ia tetap terlihat seperti paman yang tampan. Raka memandang pria ini dan merasa sedikit terdiam. "Kenapa begitu banyak orang di dunia ini yang tampan, tapi hanya aku yang cuma sedikit tampan?" gumamnya dalam hati.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 300 Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Lebih baik kalau pria ini memandikannya saja daripada memasukinya lagi dan membuatnya kelelahan. ---- Hai guys, aku mau bilang terima kasih atas kritik, saran atau komentar kalian. Aku sering baca hehe... Oh ya kalau kalian ga suka sama adegan dewasanya kalian bisa langsung skip. Gapapa banget kalau kalian gak buka bab yang udah ada peringatan 21++. Jadi, kalau kalian ga baca bab yang ada adegan dewasanya, itu gapapa banget. Kalian bakal tetep ngerti jalan ceritanya.
9.6297.3K viewsCompletedAdded to Library 8.6K Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Kesayangan Tuan Mafia

Kesayangan Tuan Mafia

"Hai Jayden. Ibumu semakin cantik saja. Kebetulan Paman ini lajang. Bagaimana kalau Paman menjadi—" "Tutup mulutmu." Jayden memotong ucapan pria dewasa itu dengan dingin dan tegas. Jangan lupa sorot mata hazelnya yang tajam. Pria dewasa itu sampai terkaget-kaget dengan nada bicara dan tatapan mata Jayden. 'Anak laki-laki ini, ia seperti berbeda dengan anak laki-laki polos barusan di depan ibunya' "Jayden, kenapa kau bicara tidak sopan pada Paman? Apa kau—"
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 492 Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
Tak Disayang Suami, Sopir Pun Jadi

Tak Disayang Suami, Sopir Pun Jadi

Keningnya langsung mengernyit melihat seorang pria berumur empat puluhan akhir yang nampak lesu. “Maaf?” ucap Ardi. Dia pikir pria ini pasti salah satu dari banyak pelayat yang datang. “Mas Ardi…” Pria itu angkat bicara. Suaranya terdengar parau. Bibir pria itu nampak gemetar. “Ya?” Ardi memiringkan kepalanya heran. “Ada apa ya, Pak?” “Be-begini, Mas… Kita harus bicara,” ujarnya kemudian.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as bacaan pria dewasa
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status