MENYESAL SETELAH MENDUA
timpal Safira.
Plak, satu tamparan keras mendarat di pipi Safira. "Jaga bicaramu, aku bukan wanita seperti itu. Apa kamu tidak sadar dengan apa kamu lakukan, kamu sudah menusukku dari belakang, kamu sudah menikungku, kamu sudah merebut suamiku, dan sekarang kamu menuduhku berbuat hina seperti itu. Kamu bisa terkena hukuman, atas pencemaran nama baik, yang tergolong dalam pasal 310 ayat (1) KUHP. Kamu mau dipenjara."
Sontak Safira bungkam, mendadak wajahnya pucat pasi, mungkin Safira takut dengan gertakan yang Alya lakukan. Bukan hanya Safira saja yang takut, Ratna pun demikian.