KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
“Iya, Bu. Ini juga kalau pagi sering jalan santai ditemani Mas Iqbal, kok. Tadi malem sudah terasa sedikit mulas, tapi pas baca di internet, katanya kalau pertama hamil, biasa kayak gitu, ya? Gak langsung lahiran?”
“Wah berarti cepet, Va. Duh, kamu sudah packing baju yang mau dibawa ke rumah sakit belum?” Ibu tampak bersemangat. Dia mengelus-elus perutku. Gerakan di dalam terasa sangat aktif. Tonjolan-tonjolan di perutku sangat terasa jelas.
“Sudah, Bu. Mas Iqbal sudah siaga satu, kok.” AKu terkekeh, ingat sekali wajah panik Mas Iqbal ketika aku bilang kalau perutku terasa mulas.