Mari Bercerai, Tuan CEO Arogan!
Perlahan, ia membuka situs web tentang kehamilan di trimester pertama, mencari jawaban, seolah dalam kata-kata itu ia bisa menemukan sedikit kepastian untuk menenangkan hatinya yang tak menentu.
Viona mengangguk pelan, matanya tertambat pada layar ponsel yang menyajikan deretan kalimat tentang masa-masa kehamilan trimester pertama.
Setiap kata seolah berbisik, menjelaskan tentang perubahan yang akan ia rasakan—tentang morning sickness yang datang seperti gelombang halus, menyeretnya pada kelelahan yang belum pernah ia kenal sebelumnya.
“Jadi, aku akan mengalami morning sickness selama masa kehamilan trimester pertama. Cukup melelahkan,” bisiknya lembut, hampir seperti gumaman untuk dirinya s
Chapitres populaires