JANGAN HINA AKU MANDUL
jawabku, gadis itu menyunggungkan senyum manisnya dan berkata.
"Aku blasteran indonesia, dan aku bisa berbahasa indonesia juga," ucapnya dengan logat inggris, tampak jelas dia tidak terdengar fasih.
"Oh baiklah, senang bertemu dengamu Falecia," ujarku.
"Aku juga Res, Fano sudah sering ceritakan tentangmu padaku," ujarnya, mataku sedikit terbuka.
"Ooh...," lirihku.