Mata Elang
Airmata dia jatuh berlari menghampiri Vanya sambil berkata, “Vanya!!!! Kau memang anak yang bandel!!”
Vanya menoleh, lalu dia ganti memeluk Anita dan berkata, “Maafkan aku, Mbak.”
Di jalan raya kota pinggiran itu tidak begitu ramai, setelah mereka bertiga mengharu biru. Masuklah mereka bertiga ke rumah Anita untuk menenangkan diri.
Anita melihat mamanya yang berjalan keluar sambil memasang kacamata yang tergantung di lehernya untuk melihat siapa yang datang.
ตอนยอดนิยม