Suamiku Jadul
Anak-anak sudah tidur.
“Hmmm,” guman Bang Parlin.
“Kok hmmm?”
“Memangnya adek masih mau, ingat lo, adek itu sudah empat puluhan, wanita karir pula,” jawab Bang Parlin.
“Iya, juga ya, Bang, menurut dokter, hamil di usia empat puluhan itu berisiko,”jawabku seraya menyentuh bulu dadanya.
“Ha, itu dia, Dek, tambah anak sudah tak mungkin lagi, kecuali tambah mamaknya,” kata Bang Parlin.
Capítulos Populares