Tuan, Aku Hamil!
Dia mencoba tersenyum saat melihatku masuk, tapi aku bisa melihat bahwa senyum itu penuh dengan rasa sakit yang berusaha dia sembunyikan.
Aku berlari mendekat dan duduk di sampingnya. “Ibu... batuk lagi ya?” tanyaku, meskipun aku tahu jawabannya. Tanganku meraih tangan ibuku yang terasa dingin dan lemah.
Ibu mengangguk kecil, batuknya belum sepenuhnya reda. “Iya, Nak... hanya batuk biasa, jangan khawatir.” Suaranya terdengar pelan, hampir tak terdengar.