Gairah Sahabat Suamiku
balas Zian, menatap kosong ke arah meja kerjanya.
"Biarlah. Lagian, aku juga istrimu, Zi. Secara agama dan keluarga, kita sudah sah. Cuma belum resmi secara hukum. Nanti juga bisa kita urus," ujar Bela santai, lalu mengeluarkan sesuatu dari tasnya.
Ia menyodorkan dua lembar tiket pesawat ke tangan Zian.
"Aku punya kejutan buat kamu. Trip ke Eropa, sekalian bulan madu. Kita pergi minggu depan. Kita butuh liburan, Zi. Aku juga tahu kamu sudah lama tidak liburan, dan kini saatnya."