The Present Of Love
Ayahnya yang mendapat laporan tersebut pun tahu, alasan satu-satunya yang membuat anaknya ingin pulang adalah Seila, maka dia ingin melihat dan memberikan pelajaran pada gadis ini secara langsung.
“Iya, Pak. Saya anak pemilik club ini sekaligus sering menjadi bartender di sini.” Mendadak karena kepepet, Seila dapat menebak minuman apa yang akan diminum. Dia memang lupa ingatan tapi karena kejadian mendadak ini, Seila jadi bisa ingat memorinya saat menjadi bartender. Minuman itu adalah hasil mahakarya Seila yang diberi nama ‘Senja Indah’ om Sandi sering menjualnya karena peminatnya banyak, alkoholnya tidak terlalu berat dan rasanya manis sekaligus sedikit ada rasa pahit.
“Pantas saja kamu bis
Hot Chapters