Main Belakang
Nadanya menuntut, berusaha mengembalikan dinamika yang biasa mereka jalani.
"Di lemari, Mas," jawab Aira tanpa menghentikan gerakan tangannya. Suaranya mengalun santai. "Baju Mas biasanya ditaruh di rak sebelah kanan. Ambil sendiri ya, tanganku kotor kena krim."
Rian membeku di tempatnya. Rahangnya mengeras seketika, tatapan matanya menajam menatap punggung kecil istrinya.