Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Meja yang Menjadi Teman Di gazebo, meja itu kini terasa seperti teman lama. Bukan lagi sesuatu yang menunggu untuk diisi. Namun sesuatu yang menemani. Halamannya terbuka. Namun tidak menekan. Kursor berkedip. Namun tidak meminta. Nara berdiri di sisi kiri. Aline di sisi kanan. “Arsitek,” kata Nara lembut, “akan ada hari di mana kamu merasa tidak bergerak sama sekali.” Aline tersenyum hangat.
965 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
Beside You

Beside You

Ketika Mia masih memasang wajah melas, sosok Lina datang menghampirinya, lebih tepatnya berjalan menuju tempatnya yang berada di sebelah tempat Mia. "Kenapa?" Tanya Lina tidak sambil menatap ke arah Mia. Mia menoleh ke arah Lina, Lina pun akhirnya menoleh ke arah Mia, dan menatapnya dengan tatapan yang membingungkan. Lina tidak tahu apa arti dari tatapan Mia. "Dimarahin pak Adli lagi?" Lina berubah menjadi serius. Dengan cepat Mia menggelengkan kepalanya. "Nggak, aku lupa nggak bawa aksesoris ke ruang sebelah." Mia menjelaskan maksudnya pada Lina.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Diletakkannya di depan Pak Banyu. “Silakan, Pak!” tukas Bi Sesa. “Ya, makasih, Bibi! Betah di sini?” Banyu menatap ART-nya yang sudah bersedia menjadi kaki tangannya itu. “Hmmm … Insya Allah betah, Pak.” Bi Sesa mengangguk ragu. “Pergillah!” tukas Banyu sambil menganggukkan kepala pada Bi Sesa. “Baik, Pak!” Bi Sesa pun kembali ke belakang.
10117.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
Bersinar setelah Diselingkuhi

Bersinar setelah Diselingkuhi

"Aku tidak pernah berpikir kita akan sampai di titik ini. Aku selalu menganggapmu teman baik yang... sedikit terlalu protektif." Arthen terkekeh rendah, suaranya menggetarkan dada tempat Lucia bersandar. "Teman baik tidak akan menggendongmu menyeberangi air laut hanya agar sepatumu tidak basah, Lucia. Teman baik juga tidak akan memohon saldo tambahan pada kameramen hanya agar bisa memberimu makan daging yang enak." Lucia mendongak, menatap mata elang Arthen yang kini melembut. "Lalu, apa sebutannya untuk pria yang melakukan itu semua?"
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
Clover Beside You (INDONESIA)

Clover Beside You (INDONESIA)

Sesaat dia sadar kalau ini bukan tempatnya. "Hati-hati ada kolam." Vino berbisik lagi sekaligus menghamburkan segala yang ada dibenaknya. Khika mengangguk gugup, melangkah di atas derakan kayu diantara kolam bersekat kaca yang memperlihatkan ilusi bahwa air dan alam bersatu bersama hamparan samudra yang nampak dari pinggiran tebing. Sungguh pengalaman mata yang terindah sepanjang hidupnya.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
Bertahan Di Sampingmu

Bertahan Di Sampingmu

"Apa? Kamu memikirkan Princes 'kan?" Sean tidak menjawab, hanya menatap Kanaya tanpa suara. "Kamu bingung dengan perasaan kamu?" Kanaya bertanya lagi, nada suaranya sudah jauh lebih rendah dan tatap matanya mulai bersahabat. "Kita tidur aja," kata Kanaya, mengendik pada space kosong di sampingnya agar Sean berbaring di sana. Sean bergerak merangkak naik dan berbaring di samping Kanaya
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
Main Belakang

Main Belakang

Nadanya menuntut, berusaha mengembalikan dinamika yang biasa mereka jalani. ​"Di lemari, Mas," jawab Aira tanpa menghentikan gerakan tangannya. Suaranya mengalun santai. "Baju Mas biasanya ditaruh di rak sebelah kanan. Ambil sendiri ya, tanganku kotor kena krim." ​Rian membeku di tempatnya. Rahangnya mengeras seketika, tatapan matanya menajam menatap punggung kecil istrinya.
10781 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
Cinta Panas Sang Penyamar

Cinta Panas Sang Penyamar

Bunga, pasir bahkan pohon pohon di sekitarnya. “Mau ke mana, Non?” tanya ART di sana. “Mau ambil gambar di depan, mumpung jalanan lagi sepi.” “Tapi, Non …” ART ragu, “Bibi temani ya?” “Boleh.” Kali ini, Aisy menikmati perannya sebagai orang biasa. Berbadan tinggi dan berwajah bule, membuat semua orang percaya dia turis yang tinggal dan menetap di tempat itu.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai beside artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status