Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

Emde Mallaow
WARNING...!!! Dalam cerita ini mengandung konten dewasa!! Hanya diperuntukan untuk orang-orang yang berusia di atas 18 tahun. _________________ “Akhi Zoel, mampir dong ke kotanya Mbak. Ingat, Dik Zoel pernah janji lho sama Mbak," pinta Mbak Latifah. Ada sebuah pengharapan yang tampak di wajah sang bidadari. "Iya, deh, besok saya akan mampir ke kotanya, Mbak,” Zoelva menyanggupi. “Benar...?” “Benarlah, Mbak sayang nan cantik jelita,” sahut Zoelva sembari menyanjung. Wajah Latifah langsung bersemu merah. “Guombal..!!” ucapnya. Namun kemudian wajahnya jadi berbinar gembira mendengar kesanggupan sang eksekutif muda nan tampan itu. Senyuman manisnya langsung menghiasi wajahnya yang super cantik. Senyuman yang merupakan salah satu keindahan yang paling Zoelva kangeni darinya. "Terima kasih Akhi. Mbak sangat pengen melihat Akhi Zoel lagi di dunia nyata,” ucapnya. Zoelva tau, bahwa seharunya wanita itu mengatakan ‘kangen’ dan bukan ‘pengen’. Sebab, ia pun memendam perasaan itu terhadapnya: kangen! "Lebih-lebih saya, Mbak. Berarti kita memiliki keinginan yang sama, ya?” ujar Zoelva dengan memperlihatkan wajah malu-malu macannya. Maksudnya, ‘rasa’, bukan ‘keinginan’. Saat itu pun, tatapan mereka mengambarkan banyak hal: gembira, suka, kangen, dan mungkin cinta...!
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 183 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
Pacar Rahasia Bos Muda

Pacar Rahasia Bos Muda

"Besok kamu akan datang ke pernikahanku 'kan, Je?" Jena terdiam. Tubuhnya gemetar. Bagaimana pun Jena tahu jika hari itu kan tiba, tapi mendengarnya langsung keluar dari mulut Jo-- pria yang bahkan sedang memeluk tubuh tanpa busananya dari belakang itu, ternyata tetap saja tersa menyakitkan. -- Jena merupakan seorang gasis yatim piatu. Dia tumbuh dari satu panti asuhan ke panti asuhan lainnya. Namun itu membuatnya tumbuh menjadi gadis ambisius yang perkerja keras, dia berusaha menggapai mimpinya untuk biisa berkuliah di universitas favorit dari menyisihkan sedikit gajinya sebagai seorang karyawan toko buku. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat mewah untuk Jena. Dia tida pernah berpikir bahwa kelak akan terlibat dengan cinta yang rahasia dengan Bos muda yang tampan dan ketus--yang ternyata menyimpan banyak beban yang tek pernah dia tunjukkan pada siap pun. Di hadapan Jena, Jo bukanlah seorang Bos yang memimpin sebuah toko buku cabang pusat terbesar di Velmore. Dia hanya seorang pria yang lepas dari semua beban dan bahagia; sampai akhirnya Jena ditampar keras realita jika dia dan Jo bukan hanya berbeda kasta, tapi Jo juga merupakan suami orang.
345 viewsOngoingIdinagdag sa Library 12 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.] Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab: [Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!] Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya. Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex. Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?" Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?" Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!" Pria itu buru-buru berkata, "Jangan! Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karir di sini. Baik kan aku infokan padamu? Cinta pertamamu sudah akan balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?" Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang." Kepala Tania setengah terkulai di kursi, air mata mengalir di wajahnya. Chaz sama sekali tidak tahu bahwa dia mengerti bahasa Georgia. Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.
Sikat na Kabanata
22.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 469 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
Istri Dadakan Dosen Idaman

Istri Dadakan Dosen Idaman

"Lalu kamu mau sampai kapan hidup seperti ini? Dikeluarkan dari kampus, dipanggil polisi karena tawuran, dilaporkan karena menabrak kendaraan dalam kondisi mabuk?" "Oma ... aku masih muda. Aku masih pengin hidup bebas, jalanin hidupku sendiri!" Regita merengek. Suaranya mulai pecah, tubuhnya gemetar menahan gejolak dalam dada. Menikah bukan keinginannya. Pernikahan orangtuanya yang berantakan, menyisakan trauma untuk Regita. "Cukup!" potong Oma dingin. "Semuanya sudah Oma bicarakan pada keluarga calon suamimu. Lamaran akan dilakukan hari Sabtu ini dan menikah secepatnya di Minggu depan." "Omaaaa—!" Regita menjerit frustasi, melempar bantal sofa ke lantai. Regita terdiam dalam tangis yang tertahan. Sekuat apa pun ia ingin melawan, ia tahu hidupnya masih bergantung pada sang Oma. Rumah tinggal, biaya hidup, bahkan nama keluarganya. "Kalau kamu tetap menolak." Suara Oma kembali terdengar, pelan tapi menusuk. "Mulai besok, kamu silakan cari tempat tinggal sendiri. Uang sakumu, makan, fasilitas, dan semua yang kamu gunakan, akan Oma cabut." Regita terdiam. Sang Oma sedang tidak main-main. "Bereskan dirimu. Jangan buat hal memalukan lebih besar lagi. Berhenti main-main dan kamu harus berubah!" Menikah? Satu hal yang tidak pernah masuk ke dalam harapan Regita, tapi justru akan menjadi kenyataan yang tidak bisa ia hindarkan.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
Gugurnya Kembang Mekar

Gugurnya Kembang Mekar

Selama lima tahun pernikahan, Diego selalu mempertahankan citra sebagai suami penyayang yang tak tergoyahkan. Sebagai pewaris Keluarga Luis, dia dengan disiplin mematuhi jam malam dan selalu pulang tepat waktu. Setiap hari dia sendiri yang menyetir mengantarku ke kantor, dan setiap hari raya dia bersusah payah menyiapkan hadiah. Instagram dan Twitter, semuanya dipenuhi keseharian dia memanjakan istrinya. Para netizen bercanda menyebutnya sudah stadium akhir "maniak cinta", sementara para penggemar pasangan menggilai pasangan kami mati-matian. Akan tetapi, akun WhatsApp-nya masih login di tablet, dan seorang perempuan mengiriminya sebuah video. Dalam video itu, si perempuan bercosplay sebagai polisi kelinci, tatapannya sayu dan menggoda. Sambil berlutut dengan kedua kaki terbuka, kedua tangannya sedang membuka kancing di dada, seolah tidak sabar memperlihatkan kulitnya yang putih mulus. [Kelinci kecil sangat merindukan Kak Diego, mau ciuman dari Kak Diego!] Suara perempuan itu manis dan menggoda, dengan nada sedikit manja. Awalnya aku tidak menganggapnya serius. Wajar saja kalau ada yang menyukai Diego, siapa sih yang tidak punya beberapa pengejar? Selama ini dia memberiku rasa aman yang cukup. Tepat saat kupikir ini hanya godaan sepihak lagi, Diego membalasnya: [Besok, seharian penuh kamu jangan harap bisa turun dari tempat tidur.] ...
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 74 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Malam sebelum pernikahan yang ke-17, suamiku, yang seorang mafia, berjanji kali ini pernikahan kami akan tenang tanpa gangguan. "Merry, kali ini aku janji," katanya dengan sungguh-sungguh. "Aku sudah bilang pada Agnes, besok, sekali pun langit runtuh, dia harus menanggungnya sendiri." Kandunganku sudah memasuki bulan kelima. Aku dan Lewis sudah bersama selama tiga tahun. Kini, aku hamil lima bulan, tetapi belum pernah sekali pun kami berhasil menggelar pernikahan. Sebab sebelumnya, dia sudah membatalkan pernikahan kami sebanyak enam belas kali. Setiap kali itu terjadi, alasannya selalu sama, yaitu karena adik angkatnya, Agnes. Pertama, katanya demam. Aku menemaninya semalaman di rumah sakit tanpa sempat ganti gaun pengantin, yang ternyata Agnes hanya flu ringan. Kedua, katanya sakit jantung. Lewis langsung pergi meninggalkanku, padahal sebenarnya dia sedang asyik mengobrol bersama teman-temannya sambil minum teh. Ketiga, katanya takut petir. Lewis meninggalkanku di tengah sumpah pernikahan, membiarkanku berdiri sendirian di depan para tamu. Namun, kali ini berbeda. Tiga hari lalu, aku menerima sepucuk surat dari Vireka Utara. Ayahku, kepala Keluarga Damian, secara pribadi mengirim undangan agar aku pulang. Jika kali ini Lewis masih memilih pergi demi Agnes, maka aku akan menghilang untuk selamanya.
6.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 216 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
UNDANGAN GAIB

UNDANGAN GAIB

Agita vanesa meirosy
Bayu adalah seorang MC yang sedang mendapat job untuk acara pernikahan di sebuah hotel terkenal di Jawa Timur. Pada pertengahan acara, Bayu merasakan perutnya mules luar biasa, hingga Bayu memutuskan untuk keluar ruangan dan mencari Toilet yang tidak perlu membuatnya mengantri. Di dalam toilet tersebut Bayu bertemu dengan seorang laki-laki bernama William, mereka berbincang hingga William meminta Bayu untuk mengisi di acara pernikahannya besok, di suatu desa yang cukup terpencil namun masih berada dalam satu kota, dengan tempatnya saat ini. Dengan lugunya Bayu menyetujui tawaran tersebut, hingga ketika Bayu keluar dari toilet, Bayu di sadarkan oleh seorang cleaning service bahwa toilet yang dia gunakan rupanya sebuah toilet yang sudah lama rusak. Bayu tidak percaya dengan apa yang baru saja dialami. namun, setelah kejadian itu, hidup Bayu tak lagi tenang. teror demi teror Bayu alami, hingga puncaknya Bayu memutuskan untuk datang ke alamat yang sudah diberikan oleh lelaki misterius itu kepadanya. Namun rupanya, petualangan yang sesungguhnya baru Dia mulai, Bukan hanya teror makhluk halus, namun Bayu juga sempat beberapa kali tersesat di alam lain. Hingga akhirnya, rasa penasaran Bayu terbayar lunas oleh terbongkarnya misteri yang selama ini menyelimuti desa, dan teka-teki yang akhirnya terpecahkan.
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
KUAKHIRI SETAHUN PERNIKAHAN INI

KUAKHIRI SETAHUN PERNIKAHAN INI

Alea
Bagaimana rasanya memiliki kekurangan tidak bisa berbicara alias speech impairment dinikahi laki-laki asing yang tampan dan gagah serta mapan, tentu bahagia. Semua telah kuberikan padanya sebagai wujud baktiku sebagai seorang istr berharap pernikahan ini kekal sampai maut memisahkan. "Besok, aku akan menikahi kekasihku." Diawali pengkhianatan suamiku keluar dari mulutnya, membuat baktiku sebagai seorang istri terhenti. Tidak ada istri yang mau di madu, begitupun aku. Pada akhirnya aku menyerah, memilih mengakhiri pernikahan ini tepat satu tahun terlewati. Namun siapa sangka semuanya berakhir bersamaan aku menjebloskan suamiku beserta mertuaku ke penjara. Tak sedikitpun aku merasa bersalah karena itu setimpal dengan perbuatan jahat mereka padaku dan mendiang orang tuaku dibalik rahasia yang mereka ciptakan sendiri di belakangku. Seumur hidup aku tidak bisa melupakan apalagi memaafkan perbuatan keji mereka. Lalu bagaimana bila mertuaku meninggal setelah mendekam di penjara, tentunya suamiku siap membalaskan dendam padaku bila bebas. Namun aku merasa bersalah pada anak yang tumbuh di rahimku, tak aku sangka hadir setelah semuanya berakhir. Sanggupkah diri ini bertahan membawa sebagian dari dia yang ku cinta sekaligus benci dititipkan-Nya padaku seorang diri? Disaat hanya ada rasa benci dan dendam di hati kami, sebagai orang tua. Lalu bagaimanakah bila kita bertemu dengan keadaan berbeda menghadapi masalah buah hati kami?
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
LES NOCES, LE MARIAGE

LES NOCES, LE MARIAGE

Rose Marberry
"Maaf, tapi aku tak bisa meneruskan pernikahan ini. Setelah kupikir aku masih terlalu muda dan naif. Aku mencintaimu, Anna, tapi tidak dengan menikah. Cita-citaku masih menunggu untuk kuraih." Aku hanya menatapnya dengan air penuh, tak percaya padahal besok adalah hari pernikahan kami. Semua hal sudah direncanakan secara matang, tapi malam ini dia masuk menerobos dalam kamarku dan mengatakan hal-hal yang mematahkan semua tulang-tulangku. "Pergi ..." Aku berkata dengan lirih dan mengusirnya. Aku membecinya sangat! Dia adalah laki-laki paling brengsek yang pernah kutemui. Dia mengagalkan acara pernikahan ini karena terlalu egois! Danish adalah laki-laki paling egois dan brengsek yang pernah kutemui! "Maafkan aku, Anna. Aku sangat mencintaimu!" Aku hanya menggeleng. Tak ada cinta, jika dia yang memulai dia juga yang mengakhiri semua ini. "Sungguh, maafkan aku." Aku semakin menggeleng dan ingin melempar apa saja di hadapannya. Dia yang melamarku, aku tahu kami memang masih sangat muda tapi dia menyakinkan jika kebersamaan kami tidak akan goyah walau sudah menikah nanti dan meyakinkanku berkali-kali semuanya baik-baik saja. Tapi lihatlah kini! "Aku membencimu sangat, Danish!" Dan kami dipertemukan kembali hingga lima tahun kemudian, di malam reunian sekolah yang akhirnya merusak segala move on yang telah kucapai! Reuni semalam, merusak move on sebelanga. _______________ Danish - Cerita orang tuanya di (Nanny to Mommy) Anna - Cerita orang tuanya di (I Was Never Your)
9.814.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 337 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
10.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 270 Beses bilang besok-besok
Read
+Library
PREV
12345
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status