Matchmaking
Mata Meta mendadak bersinar,
"Wih. Serius?"
Fairel menggeleng,
"Ini dari Bi Kian."
Mata yang bersinar itu berubah sendu,
"Lo kok bohong?"
"Bener, ini dari Bi Kian, dan itu atas suruhan bokap gue."
Meta menghela,
"Oh, gue harus bahagia atau sedih?"
Lagi dan lagi, Fairel menoyor kepala Meta,
"Bahagialah."
"Bokap lo, baiknya cuman diucapan doang kah? Nggak sama tingkahnya?"
Hot Chapters