Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“Memang bidadari itu nyata dan jelmaan itu adanya pada kamu, Nak.” Alysa setengah tertawa mendengar pujian dari Nia. “Ibu selalu saja pintar membuat Alysa malu.” “Nak Alysa memang bidadari penyelamat, itu memang fakta,” balas Nia menegaskan. Nia melihat ke belakang dan tidak melihat ada orang yang masuk lagi, "Nak Zayn dan Maha kemana?”
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as bidadari salju
Read
+Library
BIDADARI YANG HILANG

BIDADARI YANG HILANG

Ditambah lagi harus mengikuti mereka ke sana kemari. "Bagaimana bidadari cantik itu melakukannya dengan baik dan seorang diri?" batinku terus bertanya-tanya. Sungguh, setelah ini aku akan menempatkan Allea pada posisi yang sebenarnya, yaitu ratu. Ya, selain bidadari, Allea adalah ratuku. Pantaskah aku memperlakukan seorang ratu sekejam dan seegois itu? Tiba-tiba saja Ansel dan Afkar berebut mainan. Mereka tidak mau mengalah. Keduanya sama-sama ingin memiliki mainan itu. Padahal, aku sudah membelikannya masing-masing.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as bidadari salju
Read
+Library
BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

Juang menjawab dingin dan berlalu melewati Syadilla yang hendak mengeluarkan makanan dari lemari khusus. Saat Juang melintas, bau yang tidak sedap menusuk indera penciuman Syadilla. Hampir hampir ia muntah bila tak segera menutup hidungnya akibat bau itu. Siapapun pasti juga tidak akan tahan dengan bau yang begitu menyengat, antara bau alkohol yang berbaur dengan bau keringat. "Pantas saja Bibi seringkali menolak tidur sekamar dengan Paman!" batin Syadilla.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as bidadari salju
Read
+Library
BIDADARI SURGA SANG PENGUASA

BIDADARI SURGA SANG PENGUASA

Nadia. “Bang Gibran! Abang di sini juga?” Nadia tiba-tiba datang bersama Bayu dan beberapa pria lain yang membawa banyak tas belanjaan di belakangnya. “Kebetulan ketemu di sini! Kita jadi bisa pulang bareng ke rumah kalian, iya ‘kan Wil?” Maryam terbelalak. Bukan karena kedatangan Nadia saja yang entah darimana, tapi juga karena Nadia dengan santainya melingkarkan tangannya pada lengan Wildan di depan Maryam!
3.1K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as bidadari salju
Read
+Library
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Sambutlah ajalmu!" Sebuah bola bara mengandung hawa panas luar biasa melesat bergulung-gulung ke arah puteri mahkota dari Utara. Romadara tahu tidak ada ilmu yang mampu menandingi pukulan Bidadari Mengurai Jiwa. Tapi ia tak sudi menghindar. Ia menyambut pukulan sakti itu dengan ajian Badai Salju dengan kekuatan tenaga dalam penuh.
9.947.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as bidadari salju
Show Reviews (21)
Read
+Library
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Read All Reviews
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

ujar Eyang Pandunatha. Glk, glk, glk! Eyang Bardasena meraih dan menenggak arak pasir yang di genggam Jalu, wajahnya berubah serius hendak mendengar cerita Jalu. "Eyang sepuh, Jalu telah mengamati dan mencoba bertarung dengan pasukkan itu. Hal yang meresahkan adalah, mereka tidak bisa mati walau kepala mereka telah terpisah dari badan, Eyang," ujar Jalu, seraya berhenti sejenak menghela nafasnya.
1024.6K viewsCompletedAdded to Library 738 Times as bidadari salju
Read
+Library
PENDEKAR TAPAK DEWA

PENDEKAR TAPAK DEWA

La Mudu memberinya salam dan mencoba untuk beramah-tamah, seolah-olah terhadap orang yang normal. “Hei, manusia asing, enyahlah engkau dari hadapanku! Kaudatang kepada orang yang salah. Aku ini buka Putri Nan Kannika, tetapi aku adalah Jin Salajid dari negeri magribi! Enyahlah kau dari hadapanku...!”
9.1153.3K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as bidadari salju
Show Reviews (62)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Pendekar Rajawali Dari Andalas

Pendekar Rajawali Dari Andalas

seru perempuan cantik yang disebut Peri Salju oleh Bramadera. “Saya takan kembali sebelum menyelesaikan tugas yang diberikan yang mulia Batara Durja.” ujar Bramadera. “Apakah kau lebih memilih kematian dibanding kembali ke Kerajaanmu?” ancam Peri Salju. “Apa bedanya kembali tanpa hasil, saya juga pasti akan dibunuh oleh yang mulia.” ujar Bramadera. “Kau benar-benar mahkluk yang bodoh, mau saja diperalat oleh Batara Durja Raja yang tamak dan keji itu!”
1025.9K viewsCompletedAdded to Library 957 Times as bidadari salju
Read
+Library
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

“Sa-saya te-terima, nikahnya Tho-thomas Adiwijaya binti Se-seavina Amanda.” “Stop stop ….” Pak Penghulu menghentikan ijab kabul. Semua tamu yang menyaksikan prosesi khidmat malah terbahak karena Rain tampak linglung dan gelagapan sampai-sampai nama calon istrinya tertukar dengan nama calon papa mertuanya. Thomas dan Sea yang sebelumnya dalam suasana terharu malah tak bisa menahan gelak tawa.
9.714.5K viewsCompletedAdded to Library 493 Times as bidadari salju
Read
+Library
Selir Adipati

Selir Adipati

Dia berjalan hingga menuju ranjangnya. “Aku sudah tidak waras. Aku menjadi gila, Jenderal. Wajahnya selalu saja berada di bayanganku setiap saat. Bahkan, aku tidak bisa melakukannya dengan wanita lain,” kata Adipati membuat Jenderal diam menatapnya. “Malam ini, akan ada penampilan bakat Selir baru. Mungkin anda bisa menikmatinya. Wati selalu saja memberikan yang terbaik,” kata Jenderal membuat Adipati semakin berteriak.
9.9401.6K viewsCompletedAdded to Library 10.0K Times as bidadari salju
Show Reviews (152)
Read
+Library
Gisel Michaelia
Ini adalah cerita terkeren yang pernah Aku baca. Sangat berbeda dengan cerita sultan. Disini Ayu, bersama dua lelaki. disono bedalah. Lalu, tujuan Ayu membuat penguasa itu jera, mereka kalah gituloh. lalu yang sama yang Mana?? baca lah sampe akhir, jangan baca dikit langsung menghakimi, semangat.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
PREV
1234

Frequently Asked Questions

Sulit untuk tidak terpesona oleh cara penulis menutup cerita 'bidadari bidadam'. Dari tempatku duduk sebagai pembaca yang suka mengurai simbol dan motif, akhir cerita itu terasa seperti simpul yang sengaja dibiarkan longgar — bukan karena penulis lupa mengikatnya, melainkan karena ia ingin pembaca merajut makna sendiri. Penulis tidak memberi jawaban hitam-putih; ia menumpuk petunjuk lewat detail kecil: sapuan bulu di bawah jendela, lagu lama yang terngiang, dan percakapan singkat yang tampak sepele tapi penuh muatan. Semua itu mengumpulkan atmosfer, lalu membiarkan adegan terakhir bekerja sebagai cermin untuk pengalaman pembaca, bukan hanya sebagai penutup plot semata.

Teknik narasi yang dipakai terasa cerdik dan manusiawi. Alih-alih menuliskan epilog panjang yang menjelaskan nasib tiap tokoh, penulis memilih untuk menutup dengan satu momen visual dan emosional yang ambigu — misalnya, adegan di mana tokoh utama menatap langit sambil memegang benda kecil yang pernah menjadi simbol hubungan mereka. Benda itu menjadi jembatan antara dunia bidadari dan dunia manusia: apakah ia mengembalikan sang bidadari ke asalnya, atau memilih hidup baru di bumi? Penulis memberi petunjuk lewat dialog yang tersisa, mimik, dan paralel antara masa lalu dan masa kini, sehingga pembaca yang teliti bisa menghubungkan titik-titiknya. Cara ini nggak cuma menutup cerita, tapi juga menegaskan tema besar novel: pilihan, kehilangan, dan arti identitas.

Bagiku, cara penulis menjelaskan akhir 'bidadari bidadam' terasa lebih seperti undangan untuk berdebat ketimbang pernyataan final. Aku suka bagaimana penutup itu membuat ruang bagi teori dan interpretasi—ada yang membaca akhir sebagai pengorbanan, ada yang melihatnya sebagai pembebasan, dan yang lain menilai itu sebagai kompromi. Itu membuat cerita tetap hidup di memori pembaca, karena kita akan terus membicarakan apa yang sebenarnya terjadi. Intinya, penulis menyampaikan akhir bukan dengan peta yang lengkap, melainkan dengan peta yang cukup untuk menantang imajinasi kita; dan sebagai pembaca, aku merasa diminta turut menulis sedikit bagian dari cerita itu sendiri.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status