Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mama Muda

Mama Muda

Karena dia memang lagi marah, jadi suara bertanyanya pun ikut besar, seperti orang ngegas. "Saya neneknya Elang. Urusan saya cuma sama Elang, jadi lebih baik kamu diam aja. Nggak usah ikut campur." Mama mertua Adrian pun tak kalah besar suaranya. "Sekarang ini, saya adalah mamanya Elang. Jadi kalau ada apa-apa yang berhubungan sama anak saya, saya wajib tau."
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 698 Times as big mom one piece
Read
+Library
Suamiku Anak Mommy

Suamiku Anak Mommy

Ejek Viona membuat dokter Niko jengah. "Daddy-ku memang buatan belanda tapi lambungku asli indonesia, bebek!" Viona tersenyum geli. Ia senang dan lepas makan dengan tenang. Dokter Niko nambah dua mangkuk sampai Viona tak bisa menahan kegelian akan nafsu makan buas pria itu. "Dasar rakus!" "Minta baksonya." Mencomot bakso tanpa malu di mangkuk Viona yang tersentak.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as big mom one piece
Read
+Library
Perfect Mommy

Perfect Mommy

Dia bertanya kabar, tetapi matanya tak berhenti memandangi anaknya. “Baik, kamu apa kabar?” Mama Chika tersenyum. “Aku baik,” jawab Mama Chika, “halo, Uncle Noah.” Mama Chika melambaikan tangan Lora menyapa Noah. Noah terpaku saat melihat anaknya yang begitu gemuk. Pipinya yang gembul membuatnya begitu gemas. Tangannya pun dengan sendirinya meraih tangan Lora.
9.872.5K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as big mom one piece
Read
+Library
JODOH PILIHAN MAMA

JODOH PILIHAN MAMA

timpal Dimas lagi, ingin meyakinkan mamanya. Sayangnya, wanita paruh baya itu tetap pada pendiriannya. “Kalau kalian mau makan, silahkan! Mama tidak!” ujar Bu Handoyo. Sorot matanya tajam menatap Dimas dan suaminya secara bergantian.
1044.7K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as big mom one piece
Read
+Library
Budak Nafsu Big Boss

Budak Nafsu Big Boss

Dan duduk di karpet bulu disamping suster Mery. Mainan yang berserakan seperti kapal pecah, tak mengganggu aktivitas bermain Ain. "Ma, ini bajus lho, kecukaan Ain, papa pintal memilih boneta Ain," ucap Ain sambil memeluk boneka panda besar. "Ain sayang nggak sama papa?" tanya Anjani dengan menggeser duduknya lebih dekat dengan Ain. Ain mengangguk tanpa melihat Anjani yang terus memperhatikan Ain.
7.6K viewsOngoingAdded to Library 257 Times as big mom one piece
Read
+Library
Young Mom

Young Mom

“Mama...” Ia langsung menghambur ke arah Livia dan mencium punggung tangan mantan mertuanya. Livia merasa hangat melihat perubahan sikap Louis, ia mengusap punggung Louis dan tersenyum tipis. “Aku senang Mama bisa ikut menemani Aluna.” Livia hanya mengangguk. “Sudah siap semuanya Jen?” “Sudah, aku hanya tinggal menggendong Aluna karena dia masih tertidur pulas.”
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 492 Times as big mom one piece
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Sayang, dengar Mama baik-baik. Papa bohong. Mama selalu peduli Kara. Kara adalah hal paling penting di hidup Mama. Lebih penting dari apa pun." "Lebih penting dari Om Radit?" Pertanyaan yang polos tapi penuh makna. Maya menatap Radit, dan Radit mengangguk, memberi isyarat "tidak apa-apa, jawab jujur." "Om Radit juga penting untuk Mama. Tapi Kara... Kara adalah prioritas nomor satu. Selalu." "Janji?" "Janji. Dan Mama akan buktikan. Oke?"
9.8117.9K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as big mom one piece
Read
+Library
Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

“Kalau begitu Bima akan doain Om Mario kayak Bima doain Papa, Mama, dan Grandpa.” “Bima juga wajib doain Grandma,” ucap Bintang lembut. Bima memiringkan kepalanya. “Bima punya Grandma, Mama?” tanyanya polos, dan terlihat bingung. “Ya, Bima punya Grandma. Istri Grandpa adalah Grandma Bima. Papa masih memiliki orang tua lengkap. Jadi, Bima masih memiliki Grandpa dan Grandma,” sambung Bara hangat, menjelaskan.
9.421.8K viewsCompletedAdded to Library 762 Times as big mom one piece
Read
+Library
Istri Pilihan Oma

Istri Pilihan Oma

Hatinya terasa berat, tapi ia mengangguk pelan. Oma menarik napas dalam, lalu memejamkan mata lagi, seolah ingin menutup semua suara di luar ruangan ini. Zahra membetulkan selimut yang menutupi tubuh Oma. “Kalau begitu… Zahra izin sebentar, ya, Oma. Zahra sekalian mau ambilkan bubur supaya Oma bisa minum obat setelahnya.” “iya, Sayang. Tapi cepat kembali, ya.” Mata Oma terbuka sedikit, suaranya melemah namun masih penuh kasih.
884 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as big mom one piece
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status