Ayah & Bunda, Ayo Baikan!
ucap Bima, ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam gedung acara yang telah disiapkan oleh pihak sekolah.
Karena bingung, akhirnya Bima memilih untuk menelfon Zeta. "Halo?"
"Ta? Kamu duduk di mana? Aku bingung harus ke mana, ramai sekali di sini," ucap Bima, ia mengedarkan pandangannya ke segala arah.
"Oh, kamu dateng?"
"Iya, dong. Aku kan sudah berjanji dengan Aziel. Sekarang aku di depan pintu masuk, kamu duduk di sebelah mana?"