DIOFANO
sambil mengangkat kedua alisnya, Akta mencoba merayu adiknya untuk ikut.
“Nggak ahhh, bukan musti dia kan bang. Namanya boleh aja sama tapi belum tentu orangnya sama kan?”
“Nyesel loh kalau nggak ikut.”
Akta masih bersikukuh bahwa orang yang dimaksud Anna adalah orang yang dia kenal. Meskipun belum pasti, tapi Akta yakin bahwa dia adalah orangnya. Karena setahu dia orang yang dikenalnya itu senang bersyair dan terkenal dengan kata puitisnya. Meskipun Akta tidak kenal dekat, tetapi setidaknya dia pernah ngobrol beberapa kali perihal tugas kuliahnya pada orang tersebut. Karena orang tersebut selain mahasiwa pascasarjana dia juga merangkap asisten dosen disalah satu mata kuliah yang diambil ole
Bab Populer