Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru
Anirumah rianaarti raniaayah rina dianaartis yang hamil duluan
Menggugurkannya di usia empat bulan adalah hal yang sangat berat baginya, tetapi dia tidak punya pilihan lain.
Dia meletakkan seikat bunga bakung putih di depan nisan itu, lalu berkata dengan suara serak menahan tangis, "Maafin Ibu, ya. Pergilah dengan tenang dan lahirlah keluarga yang lebih baik nanti. Cari orang tua yang saling mencintai satu sama lain. Ibu yakin, kamu anak yang pintar, kamu pasti tahu cara memilih yang benar, 'kan?"
Rania menangis tersedu-sedu. Dia menunduk sambil menutupi wajahnya, bahunya berguncang hebat.
Hot Chapters