Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jebakan Manis Sang Miliarder

Jebakan Manis Sang Miliarder

Sama seperti tumbuhan, akan ada banyak hal baik setelah perjalanan panjang dengan memperhatikan setiap bagiannya. Kaylee mengambil salah satu bunga mawar merah yang baru saja mekar. Ia tersenyum semakin lebar begitu melihat bahwa bunga itu mekar sempurna dengan bau harum yang begitu menenangkan. Kaylee menghirup dalam-dalam bau bunga itu, merasakan sensasi terapi alami dari mawar yang ia ambil. “Kau begitu suka dengan bunga itu, hm?”
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

Tapi tentu tidak bagi Diandra dan Retno, orang-orang masa kini yang masih meraba-raba aneka cerita dari masa-masa yang tak terjamah oleh mereka, walau bahkan dalam mimpi. Dari pembicaraan para orang tua mereka, anak-anak muda itu setidaknya mendapat insight, bahwa bunga mekar itu memang membutuhkan waktu, begitu pula keindahan butuh kesabaran dan ketelatenan menunggu juga menjaganya agar bisa kita gapai.
964 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Gairah Membara Paman Tunanganku

Gairah Membara Paman Tunanganku

Bunga-bunga di taman sedang bermekaran dengan warna-warna cerah. Gadis itu berhenti di antara hamparan bunga putih yang sedang mekar. Ia menunduk sedikit dan mulai memetik bunga dengan hati-hati. Gerakannya sudah terlatih karena ia dipercayakan untuk merawat taman itu. Angin yang berhembus melewati taman membuat rambutnya yang panjang terurai sampai melewati punggung bergoyang.
1071.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Menjadi Pelakor Suami Sendiri

Menjadi Pelakor Suami Sendiri

Biasanya juga setiap 2 hari sekali orang-orang yang bekerja sama dengannya mengirimkan bunga ke toko. Saat berkeliling mengecek bunga-bunganya, langkah kaki Rere terhenti saat sudah berada di sekumpulan bunga-bunga aster. Ia berjongkok, mensejajarkan tingginya dengan bunga aster yang berwarna-warni, di salah satu bunga ada kupu-kupu cantik yang sedang hinggap. Karena tidak mau mengabaikan momen cantik ini, Rere langsung mengambil ponsel dan membuka kamera untuk mengambil gambar pemandangan cantik di depannya.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Menikahi Pria (tak) Sempurna

Menikahi Pria (tak) Sempurna

"Tidak kalau menurut Mas. Sebab susah nyari bunga bugenvil warna ungu." "Iya. Ternyata bagus banget kalau dilihat siang begini. Tadi malam tidak begitu nampak karena lampu depan garasi itu remang-remang." Kamalia memperhatikan dengan takjub. Disentuhnya bunga-bunga yang mekar itu. "Kapan-kapan kalau ketemu yang warna gold beli, ya, Mas." "Memangnya ada yang warna itu?"
10413.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.6K kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Orenda : Terlahir Kembali Menjadi Antagonis

Orenda : Terlahir Kembali Menjadi Antagonis

“Semoga kalian berdua bisa menjadi saudara yang saling menyayangi.” * Chlora menyipitkan matanya ketika melihat bunga yang tiba-tiba ada di atas buku catatannya. Ia menatap kamarnya dengan tatapan curiga. Bunga itu berwarna emas dan mirip seperti bunga magnolia. “Aku harus tanya ke ibu apa arti dari bunga ini,” ucapnya.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Tertawan Cinta Kakak Ipar

Tertawan Cinta Kakak Ipar

Udara segar pagi mengisi paru-paru dengan kehidupan, dan embun di daun-daun memberikan kilauan magis yang menghipnotis. Di seberang jendela, taman bunga mulai mekar dengan indahnya. Bunga-bunga mawar, anggrek, dan tulip memberikan tampilan yang mengagumkan. Seekor kupu-kupu beterbangan di antara bunga-bunga itu, menambahkan sentuhan kecantikan alami. "Aku suka pagi hari," kata Yuan memandangi taman samping rumah yang ada di bawah sana.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Setelah beberapa saat lamanya menanti, akhirnya bunga itu menunjukkan tanda-tanda akan segera mekar. Mata Bima berkilat biru saat melihat dengan perlahan bunga itu mulai mekar. Dan dari dalam kelopak bunga muncul empat sosok Iblis Es yang berjalan mengitari Bunga Mahkota Ratu.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Satu demi satu kuncup bunga perlahan terbuka, bentuk kelopaknya menyerupai kupu-kupu yang berterbangan. "Sudah dibuka! Sudah dibuka! Benar-benar sudah dibuka!" seru kerumunan orang. "Mustahil, ini mustahil!" Gadis berbaju ungu itu terus mengulanginya, seolah tak percaya bahwa itu benar. Wajah pemuda bermotif pedang itu juga berubah gelap; ia bahkan merasa ingin melarikan diri. Peri Es membuka matanya, menatap Bunga Plum Kupu-Kupu Giok yang sedang mekar, dan terdiam lama.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Taman Menara Gading siang itu diselimuti oleh kemegahan yang sempurna. Kelopak-kelopak bunga Camelia, Peony, dan mawar mekar dengan anggun di bawah langit musim panas yang cerah, menguar dalam keharuman kombinasi bunga yang berpadu lembut dengan aroma teh Chamomile.
9.821.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai gambar bunga mekar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status