Sang Junjungan
Tak menunggu esok hari, mereka pun pergi dari rumah berdinding bambu tersebut, meninggalkan kampung yang membawa kesedihan, bersiap untuk pembalasan yang keji.
Bermodal uang yang banyak dari Pak Steven, Pak Dodo mencari tempat tinggal yang layak. Kamis depannya sesuai janji Pak Dodo serta Bu Astuti mendatangi perusahaan itu kembali, di mana beberapa orang berjubah hitam bersiap membawa mereka ke suatu tempat di mana altar perjanjian berdarah menunggu.
Namun, ternyata mereka tidak mendapatkan keabadian seperti yang lainnya karena Bu Yayuk sudah hamil tua dan Pak Dodo tidak mempunyai weton tepat, jadi hanya harta serta kesaktian yang dapat diberikan.
Hot Chapters