Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BURONAN

BURONAN

Ketakutan. Rakha masih meneliti buket bunga itu. Buket ini harganya sangat mahal. Rasanya tidak mungkin jika buket ini milik anaknya Mbok Tuti. Rakha yang sudah mengenal Mbok Tuti bertahun-tahun jelas curiga dengan gelagat aneh pembantunya, itulah sebabnya Rakha meminta buket itu untuk dia lihat. Dan benar saja dugaannya, buket bunga itu memang bukan milik anak Mbok Tuti, melainkan milik Rania.
1022.2K viewsCompletedAdded to Library 733 Times as buddha ror
Read
+Library
LORO

LORO

Ia berpendar--melihat burung merpati kecil yang kini hinggap di bahu gadis penyusup. "Kau hanyalah seorang penyusup yang ingin mengeruk keuntungan dari kami!" Suara Zahra tertahan oleh irisan pedang yang menebas kulis lehernya. Bukan Chan, melainkan Bumyen yang melempar sebuah suriken dengan gerakan kilat tanpa pemanasan dan mediasi terlebih dahulu. Aura sinis bersatu dengan gemuruh dan petir yang saling menyambar membunuh kebaikan di mata Bumyen bagi Zahra.
104.1K viewsOn holdAdded to Library 139 Times as buddha ror
Read
+Library
Budak Raja Naga

Budak Raja Naga

Matanya yang merah menyala-nyala, dan lidahnya menjulur penuh minat, seperti kadal raksasa lapar yang tak sabar menerkam buruannya. Bulu kuduk Jude meremang ketika sang naga mulai berderap perlahan ke arahnya. Seolah menikmati saat-saat ia akan menangkap basah Jude di dalam lemari, yang tentu saja, tidak bisa berkelit dengan mudah darinya. *** “Selesaikan semua sekarang.” Drake menyusut sisa noda darah yang terpercik ke wajah tampannya. Ia tampak kotor, namun tetap tangguh. “Aku tidak punya banyak waktu bermain-main!”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as buddha ror
Read
+Library
LORO

LORO

BRAKK! Arum yang berlari keluar apartemen langsung menghampiri mobilnya dan menangis tak memperdulikan ponselnya terus berbunyi tak kenal menyerah. Ia terus menangis sesuka hati mengakui pada diri ia sedang terluka, kecewa juga marah. Arum Wijaya terus menangis berharap seluruh rasa buruk luruh bersama airmatanya yang menganak sungai dengan dering ponsel yang terus mengiringi. Bahkan sampai Arum menghapus mata sembab nan merahnya itu berhenti menangis meski meninggalkan isak yang sesekali terdengar juga perih dimata. Ponsel Arum terus berdering.
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as buddha ror
Read
+Library
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ucap Allen memaksakan untuk tersenyum walau bimbang. "Yakin pasti bisa Non?" "Yakin, atau mungkin?" ucap Allen tidak yakin sepenuhnya. "Mau pinjam 3jt uang Bibi?" tawarnya. "Ha? Yakin Bi? Emangnya Bibi nggak kesusahan nanti?" tanya Allen.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as buddha ror
Read
+Library
Ry & Ruu

Ry & Ruu

Dia selalu ingat pada teman-temannya saat di Banzare Gakuen. Dalam perjalanan pulang, setiap game center yang dilewatinya mengingatkannya pada Mobieus yang berarti Ruu. Bagi Ry, semua hal selalu mengingatkannya pada Tokyo dan teman-temannya, juga Ruu. Semua hal itu jika dilihat setiap hari akan membuatnya hancur. "Mungkin, emang banyak yang pake nama sama kayak nama mereka buat nama media sosial." Ry mencoba realistis, meskipun di dalam hati dia menjerit. Menyesali semuanya yang kini akan semakin sulit.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as buddha ror
Read
+Library
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Lalu gegas menggosok gigi dan mencuci wajahnya di wastafel yang ada di sudut kamarnya. Usai mengelap wajahnya dengan handuk yang ada di sebelah wastafel, Bram gegas naik ke atas ranjangnya, lalu gegas memejamkan matanya. "Ternyata ini yang dinamakan mood booster dari bojone uwong. Bismika allahumma ahya wabismika ammut," lirihnya. *** Sementara itu, di kamarnya Anes di buat geleng-geleng kepala dengan kelakuan gila berondong nakal juniornya itu.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as buddha ror
Read
+Library
BATARI

BATARI

BUGH Kulit di pergelangan tangannya robek, darah segar merembes, mengotori jok kulit mewah kendaraan tersebut. Batari hanya menatap noda merah itu tanpa berkedip. Di dalam kepalanya, Lenka terbangun, mendesis dengan tawa sarkas yang menusuk. “Lihatlah anjing pelacak ini, Batari. Dia begitu bersemangat menguasaimu, padahal dia lupa bahwa dialah serigala pertama yang merobek kulitmu di masa lalu. Biarkan dia terbakar oleh posesifnya sendiri.”
10578 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as buddha ror
Read
+Library
KARMA

KARMA

Ah, bikin gue ngiri aja Bima. "Boleh juga. Biasanya disana ada butik yang menjual pakaian dengan motif khas Bali-nya. Pernah aku dapat oleh-oleh dari fansku, dan berebut sama Mama," ujarnya berkata. Mama dan yang lain terkekeh memperhatikan Rara berbicara. Perempuan itu terlihat sangat menggemaskan. "Kenapa? Ada yang salah ya?" tanyanya bingung.
9.7204.5K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as buddha ror
Show Reviews (33)
Read
+Library
Widya Vitaloka
Thor cerita ny jangan dbelit belitkan pake ada art baru lagi, mau cerita nya yg indah indah saja ya Thor biar cepat tamat nya. udah 1 tahun lebih Lo novel ni gak kelar. dari saya lahiran mpe umur anak saya 1 tahun. jangan tambah di lamain ya Thor, di habisin cepet aj cerita ny, indah hidup bahagiaaa
Yen Lamour
Ceritanya bagus, setiap perbuatan pasti akan ada balasannya, semangat terus ya kak thor ^^ izin numpang promo ya, ada yg suka mafia romance? Yuk mampir juga ke tempatku. Siapa tahu ada yg suka. Terima kasih ya kak thor & kakak semuanya ^_^
Read All Reviews
Pembalasan Menantu Sampah

Pembalasan Menantu Sampah

Serangan ini akan menciptakan ilusi sebuah bunga teratai raksasa besar seperti yang digunakan oleh Buddha. Ryan tahu bahwa jurus ini sangat berbahaya, karena jika ada kesalahan sedikit saja, maka Teratai Kemarahan Buddha Pemusnahan akan menghancurkan tubuh Ryan sendiri. Namun, Ryan tidak punya pilihan lain. Jika ia tidak menggunakan jurus ini, maka ia pasti akan kalah dan mati.
1077.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as buddha ror
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status