Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pria Gemulai Itu Suamiku

Pria Gemulai Itu Suamiku

tanya Diandra sambil menerima buket bunga besar itu. Handoko membawa buket yang sangat besar yang berisi uang pecahan seratus ribu. Lelaki itu nampak kepayahan membawanya. Sesaat akan tiba di depan Diandra, hatinya kesal sekali melihat ada lelaki lain sudah mendahuluinya. Belum sempat Handoko menjawab, Handoko memarahi lelaki itu. "Hei, apa yang kau lakukan di sini? Pergi sana," usir Handoko.
103.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 109 Beses bilang buket handuk
Read
+Library
My Part-Time Girlfriend

My Part-Time Girlfriend

Lalu, gadis itu melipat kedua tangannya didepan dada. “CK!!! Boleh juga usaha yang kau lakukan, ray!!” cibirnya. “...” seseorang yang berada di belakang buket bunga itu tidak menjawab, namun tangannya mengulurkan sebuah amplop kecil berwarna merah jambu. Bianca menerimanya sambil masih tersenyum mengejek karena dalam pikirannya orang yang sedang membawa bunga itu pasti adalah tyaga.
1011.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 234 Beses bilang buket handuk
Read
+Library
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Yuki mengintip dari pinggiran buket yang dibawanya. Rangga bangkit perlahan, menyesuaikan kekuatan lututnya yang belum sepenuhnya pulih. “Ini, Yuki beli buket besar untuk Panda. Sudah, jangan merajuk lagi.” Yuki meluruskan lengannya dan menjauhkan buket dari tubuhnya. Rangga berjalan cepat kemudian berlari menghampiri Yuki. Dua lengan kokohnya meraih Yuki dan buket bunga dalam pelukan.
1031.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang buket handuk
Read
+Library
Rahasia Sang Antagonis

Rahasia Sang Antagonis

Rianti lalu mengambil handuk kemudian memikmati guyuran air. Usai mandi, ia memeriksa semua kantong belanjaannya. Ada baju-baju yang bagus, sepatu hak tinggi, dan peralatan make up yang sama sekali ia tidak mengerti tahapan penggunaannya. Ia membaca satu per satu tulisan yang ada di kemasan make up, barulah ia tahu fungsinya. “Banyak sekali, Masya Allah. Kalau di kampung cukup dicuci dengan air bekas cucian beras saja sudah kinclong,” ujarnya.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 122 Beses bilang buket handuk
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Ibu tiba-tiba menimbrung obrolanku dengan Mama. "Oooh Iya Bu Besan. Kalau Bu Besan berkenan, saya ambilkan satu. Pumpung masih ada." Mama menawarkan barang miliknya. "Nggak usah, terimakasih. Handuk saya masih bagus kok. Lagian itu kan palingan yang harga murahan di pasar kan." "Jangan salah Bu. Ibu bisa cek sana milik anak-anak. Kualitas handuk ini premium, bahannya halus. Saya juga pilih-pilih kali kalau mau beli." balas Mama.
1011.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 465 Beses bilang buket handuk
Read
+Library
Keluargaku Takabur Setelah Kubuat Makmur

Keluargaku Takabur Setelah Kubuat Makmur

"Sabun cuci dan sabun mandi ada di kantong kresek yang aku gantung dekat beras, coba Ibu lihat!" Bu Ratri pergi ke tempat yang di tunjukkan Hendi mencari barang yang dia perlukan. Dan ternyata benar empat sabun mandi batang dan lima bungkus sabun colek ada di dalam kantong kresek. "Dewi, Ibu mau nyuci. Jagain anakmu lagi diayun!" "Eh eh bentar, kok baju aku gak di cuci Bu?" "Kamu itu sehat, emang gak bisa nyuci sendiri?"
1032.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 646 Beses bilang buket handuk
Read
+Library
Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

Handuk itu wangi sabun dan pelembut pakaian. Ryker terdiam sesaat, terlihat enggan menjawab. Namun, tatapan Sabella yang tidak putus padanya, membuat hati tidak nyaman. “Aku tidak punya handuk lain. Tapi kujamin, itu bersih,” ucapnya penuh maksud. Dirinya pun tidak pandai berbohong.
102.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 87 Beses bilang buket handuk
Read
+Library
Ayah Beranak Tiga yang Hebat

Ayah Beranak Tiga yang Hebat

Dia mengulurkan tongkatnya sebelum dia berjalan keluar dari kamar mandi. Dia sedang memegang handuk mandi. Susan berkata, "Nyonya, Anda sedang memegang handuk mandi. Apa tisu yang Anda cari?" "Nggak, aku tahu ini handuk mandi." Susan tidak tahu untuk apa Yasmin memerlukan handuk mandi, tapi dia tidak begitu memikirkannya. Setelah Yasmin duduk, Susan memberinya sarang burung dan berkata, "Nyonya, apa Anda ingin saya menyuapi Anda?"
9.6402.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 10.9K Beses bilang buket handuk
Ipakita ang mga Review (172)
Read
+Library
sheirra
dr awal yasmin jadi sasaran mainan diperlakukan ga mati2, trus yg mukul juga bebas rachel irene..kpn giliran mrk merasakan apa yg yasmin diperlakukan thor...sungguh baca crita ini 2bab aja gt2 trus mati hidup,hidup mati.
Dhita Febrina
apakah disini ada yg tau judul novel aslinya?? pengen bangt baca yg aslinya ini novel dan gak muter² trus ceritanya.. bener² udh muak sma jalan ceritanya. please yg tau judul aslinya ini novel kasih tau ya, Thank you...
Basahin ang Lahat ng Review
Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

‘Gawat! Siapa lagi kali ini yang kirim buket Bunga ke gue?! Kenapa ada aja sih yang bikin suami gue cemburu..?! Tapi gue penasaran, apa emang gue ada penggemar rahasia ya?!’ batinnya penasaran. ​Hans membungkuk hormat, memberikan sebuah buket besar mawar putih yang tampak sangat mewah dan segar, lengkap dengan pita sutra berwarna silver.
1045.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang buket handuk
Read
+Library
Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya

Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya

“Kamu gak bilang kalau kita mau mandi-mandi, jadi gak ada bawa persiapan.” Alina tak menjawab. Tangannya cekatan membuka tas yang ia bawa tadi, mengeluarkan selembar handuk ukuran dewasa berwarna biru laut. “Kamu gak niat mandi, tapi bawa handuk untukku. Perhatian banget sih. Apa itu tandanya cinta juga?” godaku memberanikan diri. “Apaan sih, Bang? Buruan ganti baju! Kita mau makan setelah ini. Anak-anak pasti lapar”
1094.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang buket handuk
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status