Adikku Pemuas Nafsu Suamiku
"Aku bukan nyuruh Mas buat musuhin mereka. Aku cuma mau Mas jangan terlalu baik sama mereka. Dulu Almarhum Ayahku sampai terlilit hutang karena selalu menuruti permintaan mereka. Aku enggak mau nasib kita sama Mas. Mas paham enggak sih maksudku!"
"Iya, paham. Sudah, ah. Enggak usah emosi gitu terus. Cantiknya ilang tau! Mas buatin kamu susu ya, biar moodmu kembali bagus!" suamiku bangkit dari duduknya padahal makanan di piringnya belum habis.
"Mas, aku bisa buat susu sendiri!" aku raih lengannya agar dia mau duduk lagi.
"Kamu lagi emosi kaya gitu, biar Mas yang buatin saja!"