Luka Cinta Aluna
"Aluna, terimakasih, Nak! Ayah dengar dari beberapa asisten kamu selalu bangun setiap pagi, membuatkan sarapan untuk Zolan,"
"Iya, Ayah! Meskipun Zolan tidak menerima aku sebagai istrinya, aku tetap saja istrinya. Kami telah sah secara agama dan negara. Jadi apapun keadaannya, aku akan tetap melayaninya sebagai suami, menyiapkan segala keperluannya. Tetapi sejauh ini, aku hanya melakukan apa yang aku bisa lakukan," ucap Aluna, sendu.
Kalimat yang terucap dari bibir Aluna, membuat Zolan penasaran, ingin terus mendengar. Tidak ingin beranjak dari tempat ia berdiri, Zolan ingin tahu semua percakapan Aluna dengan Marfel.
Chapitres populaires