Seri 'Antariksa' benar-benar memikat dengan dunia fiksi ilmiahnya yang kompleks. Aku ingat pertama kali menemukan buku ini di rak toko buku lokal—sampulnya yang futuristik langsung menarik perhatian. Setelah menelusuri, ternyata ada 7 volume utama yang membentuk cerita inti, ditambah 2 cerita sampingan yang memperkaya lore. Yang kusuka dari serial ini adalah bagaimana setiap buku membangun konflik baru tanpa kehilangan benang merah utamanya. Volume terakhir, 'Antariksa: Equilibrium', benar-benar membungkus segalanya dengan epik!
Beberapa teman komunitas online sering berdebat apakah cerita pendek 'Antariksa Chronicles' termasuk canon atau tidak. Menurutku, meski bukan bagian dari 7 volume utama, mereka tetap penting untuk memahami karakter sekunder. Penulisnya memang jenius dalam menciptakan ekspansi dunia yang organik.