Kehidupan Setelah Perpisahan
Dina menatap layar ponsel, menunggu balasan, sambil berdoa agar kata-katanya mampu memberi kekuatan.
Akhirnya, pesan masuk. “Terima kasih, Kak Dina. Kata-kata Kakak selalu bikin aku tenang. Aku kangen banget sama Kak Dina. Semoga suatu saat kita bisa bertemu, ya.”
Dina tersenyum tipis dan air mata menetes pelan. Ia mengetik balasan dengan jemari yang bergetar. “Aku juga kangen, Din. Semoga kita bisa bertemu. Kakak sekarang tinggal di luar pulau, jadi mungkin belum bisa dalam waktu dekat. Tapi kamu harus kuat, ya. Jangan pernah ragu kalau butuh tempat untuk bercerita.”
Hot Chapters