OBAT TIDUR UNTUK ISTRIKU
Aku menjawab, sambil mengambil toples berisi permen di sampingku.
"Mau dong," ucap Mas Bima menoleh sekilas ke arahku, aku mengambilnya satu dan memberikan padanya. "Bisa bantu bukain nggak?"
"Bisa," jawabku sambil kemudian membuka bungkus permen.
"Makasih ya," ucapnya saat aku memberikannya kembali.
"Sama-sama."
Aku memutar posisi duduk menghadap kedepan. Suara riuh anak-anak sudah tak terdengar, sama halnya dengan Mama, semua tertidur.