Dikejar-kejar Brondong
ucap Anita.
"Nah, betul itu! Kamu juga bisa dapat cerita yang nggak tercantum dalam diary itu," tambah Ryan.
"Ini kok jadi kayak mau nyusun buku aja?" sahut Sofie sambil terkekeh.
"Well, why don't you do that?" usul kompak Ryan dan Anita.
Sofie memandang lurus ke arah Ryan dan Anita sambil mengerutkan keningnya, lalu ia bertanya, "Bikin bukunya? Like, diary from a man with a double personality disorder?"