Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

"Yaudah. Yang ini aja." Fero ikut tersenyum. Lalu menoleh kepala ke belakang menghadap florist yang semenjak tadi mengekori mereka "Mas. Yang sunflower ini, ya." "Siap, Kak." Florist itu segera mengambil beberapa tangkai bunga matahari, lalu membawanya ke meja peracikan.
1031.6K viewsOngoingAdded to Library 758 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

"Hari ini kan Rose Day. Hari di mana pria biasanya memberi bunga kepada wanita." Beberapa kepala langsung terangkat dari layar monitor. Karena semua orang bisa mendengar arah pembicaraan itu. Flora bahkan langsung pura-pura fokus bekerja. Padahal jelas sedang mendengarkan. Claudia tersenyum. "Jadi... kalau ada pria yang perhatian, hari ini waktu yang tepat." Kini bahkan Naomi ikut mendongak. Bukan karena mengerti kode Claudia. Tapi karena penasaran kenapa percakapan ini terasa aneh.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Aku Mau Cerai, Mas!

Aku Mau Cerai, Mas!

“Aku senang bisa menghabiskan waktu dengan kamu lagi, Aliyah.” Mereka melanjutkan berjalan, menyusuri Flower Dome yang penuh dengan koleksi bunga dari seluruh dunia. Dion menunjukkan beberapa bunga yang menarik perhatian mereka, sementara Aliyah mengambil beberapa foto. “Aku benar-benar menikmati hari ini,” ucap Aliyah. “Terima kasih sudah mengajakku ke sini.” “Senang bisa buat kamu bahagia,” jawab Dion. “Masih banyak tempat yang mau aku tunjukkan sama kamu. Gimana kalau setelah ini kita ke Cloud Forest?”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

tanya Kiran, menghentikan langkahnya untuk mengamati lebih dekat. "Baunya aneh namun indah. Dan sepertinya tidak ada yang memetiknya, sehingga tumbuh begitu subur dan liar." Surya mengikuti arah pandangan Kiran dan tersenyum kecil, namun senyumnya tidak mencapai matanya. "Ah, itu adalah bunga popy. Indah, bukan?" "Sangat indah," jawab Kiran, terpesona oleh kelopak-kelopak tipis yang bergoyang lembut tertiup angin, tampak seperti menari dalam ritme kuno yang hanya mereka pahami.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Seratus Pengampunan

Seratus Pengampunan

Di tengah perjalanan, sol sepatuku rusak, Ariel sudah mempersiapkan sepatu baru untukku. Hari keempat, kami pergi ke pantai untuk menonton pertunjukan. Kembang api di sana juga sangat indah. Ketika aku dan Ariel berdiri di jembatan, seseorang yang mengenakan kostum kelinci datang dan menyelipkan bunga lisianthus ke tanganku. Aku sangat menyukai bunga lisianthus. Aku bertanya pada Ariel, "Kamu yang menyiapkan ini?"
16.8K viewsCompletedAdded to Library 656 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
HASRAT LIAR SUAMI DUDA

HASRAT LIAR SUAMI DUDA

“Kita buat kesepatan untuk menyatukan tubuh kita.” “Sinting!” decih Flora langsung berdiri. Tangan kuat dan kokoh Mc.Bride menahannya, “Mau kemana?” “Mencari vas bunga, terima kasih bunganya sangat indah.” Kata Flora menuju ke rak.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 112 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Setelah semalam, keesokan harinya, akarnya akan membusuk sepenuhnya, tanpa meninggalkan apa-apa, seolah-olah bunga itu tidak pernah ada di dunia ini. Satya mendengarkan dengan penuh perhatian, "Ada fotonya?" Yansen menggelengkan kepala. "Bunga ini sangat langka. Saat itu, adalah pertama kalinya aku melihatnya. Aku berencana memotret proses mekarnya keesokan harinya, tapi ketika aku kembali, yang tersisa hanyalah akar yang sudah membusuk." "Begitu ya ...." Satya tampak menyayangkan.
9.6664.1K viewsCompletedAdded to Library 19.9K Times as the flower we saw that day
Show Reviews (167)
Read
+Library
Kasmah Rahman
960 chapters harap chapters tidak bertambah, capek nunggu cerita lanjutnya....saya dah baca sampai bab 511, ank Liana belum di temui Yohan sdh bole melihat tapi masih pura² buta di depan Liana, hope happy ending Liana & Yohan hidup bahagia bersama ank mereka
La Luna
dari 960 bab tsb, gelang Liana yg ditemukan Yohan saat perkemahan itu dibahas dan terungkap bhw gelang itu gelang Liana? kan awalnya Liana nggak ngaku itu gelangnya dia dan berniat mencuri gelang tsb yg disimpan Yohan di laci kerjanya.
Read All Reviews
Seserahan Kebo Gerang

Seserahan Kebo Gerang

Jangan berikan bunga mawar itu. *** Sore harinya, Abi pulang. Dyah menceritakan semuanya. Abi hanya diam beberapa saat, lalu mengucap pelan, ia menatap bunga mawar di halaman. Angin sore berhembus pelan, membuat kelopak merah itu bergoyang lembut. “Yang penting bunga itu tidak diambil. Narti sudah mengincar anak kita." Dyah mengangguk, matanya sendu. “Aku tahu."
573 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Dia pun berada di sana secara tidak sengaja. Rumput Langit menatap Bunga Lily Api Es dan tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. "Ha ha! Aku tidak pernah berpikir akan sangat beruntung bertemu dengan bunga yang sangat langka ini.”
8.57.2M viewsCompletedAdded to Library 223.4K Times as the flower we saw that day
Show Reviews (2480)
Read
+Library
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Read All Reviews
Wildflower

Wildflower

Mbak Clara bahkan sampai menjatuhkan bolpen saking kagetnya. "Buat saya semua hari itu hari Selasa kalau Saya melihat Bapak. Selasa ada disulga setiap kita berjumpa. Ye kan? Ye kan?" Pak Rizal, Bu Clara dan beberapa staff yang kebetulan menyaksikan perseteruan antara Lily dengan Boss galak mereka, seketika serentak menderita penyakit batuk-batuk parah demi menyamarkan suara tawa tertahan mereka.
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 918 Times as the flower we saw that day
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status