Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Venomous Rose : Mawar Berbisa

Venomous Rose : Mawar Berbisa

Sang Nenek menciduk hasil dari ramuan yang berupa cairan tersebut ke dalam sebuah botol kecil, dan ditutupnya menggunakan spons padat. "Ini adalah ajian baruku, Denok. Namanya Venomous Rose, atau Mawar Berbisa. Aku telah meramunya semaksimal mungkin agar tak perlu menggunakan sesuatu dari target yang ingin dipikat, karena ini pada dasarnya adalah untuk memikat setiap orang yang memandang, terutama laki-laki. Kamu akan menarik sekali bagi kaum laki-laki." Jelas Si Nenek sambil memberikan botol kaca sekecil genggaman tangan kepada Cindy. Cindy menatap botol di tangannya. Cairan tersebut berwarna merah hati yang pekat, dengan butiran-butiran emas yang berkilau ketika tersinari cahaya. Mirip sep
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Tawanya terdengar hampir seperti burung gagak, membuat dirinya semakin terlihat menakutkan. Kegelisahan Gerald yang mulai terasa ketika wanita mulai tertawa, menjadi semakin memuncak saat Gerald menyadari kemunculan beberapa bunga yang tampak sangat aneh—dari udara tipis—di tengah koridor. Masing-masing bunga itu hanya memiliki dua kelopak dan masing-masing kelopak menyerupai wajah manusia! Pada saat itulah akhirnya Gerald ingat di mana dia pernah melihat bunga seperti itu sebelumnya.
924.9M viewsCompletedAdded to Library 498.5K Times as bunga pemakan manusia
Show Reviews (23625)
Read
+Library
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Achik Achik
cerita saya suka sangat bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus bagus dan bagus saya suka cerita ini
Read All Reviews
Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

Saat Kupergi, Bunga Bermekaran

“Makanan? Kali ini rahim kelinci? Vagina? Atau testis? Itu bahkan bukan makanan manusia!” Ibu Renaldo suka sekali mengirimiku obat-obatan yang aneh, menjijikkan dan tidak berguna. Selama bertahun-tahun ini, aku memaksakan diri untuk memakannya dan aku masih dimarahi karena tidak bisa punya anak. “Aku tahu kamu merasa tidak adil, tapi kamu juga tidak bisa memblokir ibu, kan?”
24.3K viewsCompletedAdded to Library 485 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Bunga yang Tumbuh di Kegelapan

Ketika aku sibuk mengais-ngais tempat sampah untuk mencari botol plastik, seseorang memotretku dan mengunggahnya ke media sosial. Tak butuh lama, foto itu pun viral. “Wanita pemulung tercantik.” “Gadis bisu, netizen memberi pengakuan yang cukup bagus untukmu.” Aku menggigit roti di tanganku sambil mendengarkan komentar-komentar yang dibacakan Edrick Santoso.
8.0K viewsCompletedAdded to Library 249 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
Bimantara Pendekar Kaki Satu

Bimantara Pendekar Kaki Satu

Tak lama kemudian muncul pendekar lainnya berdatangan melompati pohon demi pohon hingga mendarat di belakang pendekar itu. Bimantara dan Seruni tampak terkejut melihatnya. “Pergi dari sini atau terpaksa kami akan membunuh kalian berdua!” ancam pendekar itu. “Aku tahu bunga raksasa merah itu adalah bunga langka. Tapi bukan kah tetumbuhan yang ada di muka bumi ini diperbolehkan untuk digunakan manusia selama itu untuk kebaikan manusia itu sendiri dan tidak merusaknya?” tanya Bimantara yang mencoba mendapatkan izin dari pendekar itu.
9.7426.6K viewsCompletedAdded to Library 11.5K Times as bunga pemakan manusia
Show Reviews (100)
Read
+Library
Hakayi
Bimantara Pendekar Kaki Satu sudah TAMAT. Terimakasih untuk pembaca setia semuanya. Mohon maaf jika banyak kekurangannya. Kalian penyemangat saya. Jangan lupa baca novel saya lainnya: LEGENDA PENDEKAR BURUK RUPA. Love u all...
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Read All Reviews
Kaisar Dewa Regera

Kaisar Dewa Regera

Ia melihat dengan jelas perbedaan warga di dunia itu dengan warga Gletser Abadi yang menggunakan energi di kehidupan sehari-hari. Walaupun begitu, ada satu tempat yang dikerumuni warga. Di tempat itu, tepatnya di dinding batang, muncul sebuah kuncup bunga seukuran bola basket. Saat seseorang mengambilnya, kuncup bunga lain segera muncul di tempat yang sama. Orang yang mendapatkan bunga segera duduk di tempat yang tak jauh dari kerumunan. Ia membuka satu persatu lembaran daun bunga yang masih kuncup, aroma yang begitu lezat langsung menyeruak keluar, membuatnya tanpa sadar menghirup napas dalam-dalam. Bunga yang berisi serbuk sari dan nektar itu jadi makanan mereka.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Cal langsung tahu begitu nama bunga itu tersebut, sedangkan Tili butuh membaca laporan itu dua hari dan mencari dari lima buku referensi sebelum yakin dan membuat keputusan itu. “Mmm… Bisa tolong jelaskan untuk kami yang bodoh ini?” Ise memecah pandangan Tili dan Cal sambil mengangkat tangan. Selain mereka berdua, yang lain sama sekali tidak paham. “Bunga itu tidak bisa dimakan, tapi sangat bisa menarik lebah.” Tili menjelaskan kelanjutan idenya.
1020.8K viewsCompletedAdded to Library 788 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dendam Permaisuri yang Terbuang

Rengganis menghampiri penjual memilih bunga mawar dan melati yang masih segar. "Bunga ini mampu mengalihkan aroma darah yang melekat di tubuhku," kata Rengganis menghirup dalam-dalam harum bunga tersebut sebelum mulai memakannya. Sungguh mulut Rengganis sudah mengecap-ecap, perasaan ingin melahap habis bunga tersebut timbul begitu saja pada dirinya. Varen menatap heran Rengganis yang memakan kelopak bunga itu satu per satu. 'Mengapa dia makan bunga?' bisiknya mengernyit.
1025.1K viewsCompletedAdded to Library 602 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Arimbi hanya mengangguk dan tetap waspada. Tak jauh dari tempat Bima dan Arimbi berada, puluhan sosok aneh tengah berjalan dengan busur di tangan. Sosok itu merupakan manusia dengan dua tanduk merah di kepalanya. "Bunga Mahkota Ratu akan mekar pada malam hari ini, jadi kita harus segera menemukan bunga itu," kata sosok paling depan. "Tunggu Pangeran Baka! Apakah pangeran mencium bau manusia?" tanya sosok lain yang wujudnya tak jauh berbeda.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
992 viewsOn holdAdded to Library 25 Times as bunga pemakan manusia
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status