Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
EUFORIA

EUFORIA

“Satu lagi, biar saya tebak. Emosimu saat ini sedang tidak stabil.” Tak banyak yang bisa aku katakan. Meskipun mendengar pernyataan barusan, aku lebih fokus menenangkan pikiran dengan fokus pada musik yang memiliki ritme pelan, menghasilkan nuansa damai dan nyaman. Musik yang dimainkan oleh band ini seolah-olah memabukkan. Membuat hati yang pilu jadi terasa baik-baik saja. “Kamu mungkin tidak menyadarinya, tapi beberapa waktu lalu, saya-lah orang yang meminta kelompok musik itu memainkan musik bernuansa santai seperti ini.”
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 391 Times as tranquility
Read
+Library
Sweet Passion

Sweet Passion

Rico bersiaga mendekatkan diri. Mutiara tetap diam dan hanya melihat sebentar ke arah Rico. Kemudian, langsung memalingkan wajahnya. Berharap lelaki disampingnya itu segera pergi. Dengan earphone-nya, Mutiara bisa rileks sebentar dengan mendengarkan beberapa lagu yang disukainya. Tak terasa, ia terhanyut dalam nada yang dapat menenangkan pikirannya. Akhirnya, ia tertidur dengan nyenyak dengan Rico yang masih saja menunggu di sampingnya hingga bel pulang berbunyi
108.9K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as tranquility
Read
+Library
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

"Kenapa? Apakah terjadi sesuatu padanya selama aku tidak sadarkan diri?" "Anda tidak perlu khawatir, Queen. Yang Mulia Raja baik-baik saja. Hanya saja, selama bermeditasi King tidak bisa diganggu sama sekali." Hera langsung terdiam menatap kearah Marrine, "apakah, aku boleh melihatnya, sebentar saja. Aku berjanji tidak akan membuat suara berisik hingga bisa mengganggu konsentrasi King Demon Zeus."
1093.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as tranquility
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Setelah sukses keluar kamar ia lantas berjalan menuju balkon bersamaan dengan itu ada panggilan masuk yang tertera pada layar. “Hallo?” sapa Kanza pertama kali dan obrolan itu berlanjut dengan Kanza yang mendengar dengan seksama. Beberapa kali Kanza menghela nafas berat dan memberi argumennya, tapi orang yang diseberang sana juga terlihat mempertahankan argumentnya yang tidak bisa disanggah. Kanza menatap langit malam yang tidak ada satupun bintang atau bulan menghiasi malam ini. Perlahan ia mengangguk ketika telepon itu usai.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 219 Times as tranquility
Read
+Library
HIATUS

HIATUS

“Puji nama Tuhan-mu dan minta ketenangan darinya.” Perlahan, beban di bahuku luruh. Rasa aman yang entah datang darimana membuatku sedikit tenang.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as tranquility
Read
+Library
Chandra

Chandra

Chandra terlihat sibuk menata dan memindahkan barang di kamarnya. Jam menunjukkan pukul tujuh malam, namun lelaki itu masih berbenah. Ini adalah kebiasaan Chandra ketika merasa stress. Ia akan menata ulang barang di kamarnya untuk mendapatkan suasana baru, tak peduli malam ataupun siang. Chandra melakukannya sesuka hatinya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as tranquility
Read
+Library
Dalam Diamku

Dalam Diamku

Tiba-tiba keduanya diam karena kehabisan topik bicara hingga suasana menjadi sunyi. *** Bunyi nyanyian jangkrik dan serangga malam menjadi teman mereka berdua yang masih terduduk di bale Panti. Sementara jam dinding terus berputar menimbulkan bunyi detakan yang terdengar jelas. Sepertinya seluruh penghuni panti sudah beranjak tidur. Entah kenapa Tommy mendadak kikuk ketika berduaan saja dengan Miranda, biasanya ada Mahesa yang bisa mengalihkan rasa gugup Tommy ketika bersama Miranda.
8.545.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as tranquility
Read
+Library
Dunia yang Sempurna

Dunia yang Sempurna

PERTARUNGAN DI BAWAH LAMPU NEON Mereka semua turun ke lantai bawah, ke sebuah ruangan luas yang tampaknya sering digunakan untuk pertarungan semacam ini. Lantai kayu berderit di bawah kaki mereka, lampu neon di atas kepala mereka berkelap-kelip redup. Orang-orang mulai berkumpul, berbisik-bisik dengan penuh antusiasme. Satrio berdiri di seberang Rangga, melepaskan jasnya, memperlihatkan otot-otot yang masih terlihat kuat meski tubuhnya belum pulih sepenuhnya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 20 Times as tranquility
Read
+Library
Adoration

Adoration

gumamnya dengan senyum terkembang. Kacamata yang sedari tadi ia gunakan pun sengaja dilepas. Berjalan tenang di trotoar, menikmati banyak pohon tinggi nan hijau. Ada gunung di balik tingginya gedung kota. Angin yang bertiup begitu menyegarkan. “Tidak menyangka, bisa menikmati ini semua jauh lebih ampuh untuk menenangkan hati daripada sekedar melihatnya dari jendela kaca kantor.”
105.8K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as tranquility
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

tanyaku pada Ocean melalui voice game. ". Tidak ada pembuat onar lagi. Jangan khawatir semuanya baik-baik saja. Jaga saja dirimu baik-baik," katanya lembut. Dibalik suara lembut itu dia adalah orang yang kejam. Dia tipe orang yang suka memanipulasi keadaan dan membuat orang lain melakukan apa yang dia inginkan. Untung Ocean orang yang setia.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as tranquility
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status