Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

tanyanya kembali menghampiri kedua ponakanku itu. Kedua menggeleng, masih dengan isak tangisnya. "Ayo sini tante gendong, kalau kalian berenti nangisnya tante janji kasih kalian kelinci deh" bujuknya. "Kelinci?" tanya keduanya, isak tangisnya kini mulai mereda. "Iya kelinci, rabbit. Kalian suka enggak?" "Rabbit, warna putih?" tanya kakang antusias. Tangisnya sudah mulai mereda, bahkan kini dia tengah anteng dipangkuan Jingga.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Dito sangat alergi dan fobia dengan kucing lalu ekor sialannya itu yang paling di bencinya, membuat penglihatannya sakit! Mawar menatap datar ke arah dua lelaki yang sedang bermain kejar-kejaran itu, tingkahnya mirip seperti dua bocah yang kehilangan masa kecilnya. Ingin tertawa tapi tidak bernafsu, akhirnya Mawar melangkahkan kakinya pergi meninggalkan mereka. Mawar melambaikan tangannya kepada bunga Mawar yang berjejer indah dengan hati senang mengucapkan selamat tinggal, tidak salah ibunya memberinya nama Mawar karena sejak kecil dia memang sangat menyukai bunga itu.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

“Good! Anak pintarnya, Unda!” “Lagi, ya! Guess me, I am an animal. I have two long ears and I hop. I like carrots. What am I?” Aku mempergakan gerakan berikutnya agar Aluna bisa membaca dari gerakan juga. Kuakui, kecerdasan dia memang di atas rata-rata anak seusianya. Hanya saja, memang jika memiliki keinginan agak sulit dibantah. Dia perpaduan Bu Misye yang ceria dan Pak Banyu yang dominan. “Hmmm … rabbit?” Dia menjawab dengan pertanyaan lagi.
10116.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

“Jangan main tinggal-tinggal kayak gitu kenapa sih, La? Lo itu teman macam apa sih? Lo benar-benar nggak setia kawan tau.” Dari kejauhan Carla masih dengan jelas menangkap gelagat kesal Arabelle. Ia hanya bisa tertawa melihat tingkah manusia yang satu itu. Lugu dan lucu. “Jangan ngedumel sendiri kayak orang gila, Bel. Mending buruan ke sini! Lari cepetan! Gue mau ngajakin lo ke tempat yang asyik buat nongkrong,” ucapnya panjang lebar dengan suara setengah berteriak. Ia kemudian memasuki kendaraan roda empat berwarna kuning—sebuah Honda Jazz pemberian Carlos—papanya—sebagai hadiah ulang tahun ke enam belas beberapa waktu lalu.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

Rafa kan membutuhkan dirinya juga. "Iya," Jo mengeratkan gandengan tangannya lalu lanjut mengajak Riana berjalan menyusuri hutan Pinus. "Jo, aku mau ke Rabbit Forest," pinta Riana. "Boleh." Mereka keluar area hutan Pinus dan masuk ke Rabbit Forest. Di sana ada banyak kelinci-kelinci imut dan gendut-gendut. Riana mencoba memberi makan kelinci itu. Jo mengangkat salah satunya dan mendekatkannya pada Riana.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Raja Bengis Paling Berkuasa

Kebangkitan Raja Bengis Paling Berkuasa

Jay masih ingin berbasa-basi sejenak sambil mengukur karakter wanita di depannya. Wanita itu terlihat elegan, tapi tidak mengurangi kepercayaan dirinya ketika dia bertutur kata dan bersikap. “Bahasa Astronesia hanya satu dari belasan bahasa yang aku kuasai. Kamu baru tau sedikit mengenaiku, Jek. Perkenalkan, aku Rabbit. Aku mewakili kakakku, Tiger, datang ke sini.” Wanita berjulukan Rabbit mengulurkan tangannya ke Jay.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Benar-benar luar biasa! Jika pada umumnya, seorang Player yang berada di tutorial hingga level 10 mereka akan berada dalam tutorial dan memburu satu Rabbit. Di level 11, mereka akan mulai berburu Rabbit lebih banyak dan dimulai perburuan, sepuluh Rabbit yang diburu maka menjadi 1 Diamond. Dan, Big Rabbit adalah monster kedua setelah mereka bisa berada di level 20. Selama ini, Saka hanya bisa berburu Big Rabbit. Jika berburu Burung Pencakar maka Saka akan kesulitan.
9.929.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 858 kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

“Tatap mataku, Rabbit. Ulangi.” Runala menelan ludah. “Solvatar.” Seringai miring muncul di sudut bibir Solvatar. “Lagi.” Glabela Runala berkerut. Tidak memahami tujuan lelaki itu. Dia berdeham, membersihkan tenggorokan. “Solvatar.” Solvatar mencondongkan tubuh hingga telinganya berada di depan bibir Runala. “Sebut namaku, Rabbit. Tepat di telingaku.”
10782 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai bwa bwa bwa rabbit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status