Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Purnama

Purnama

30 ia berangkat. Messenger bag diselempangkan Purnama di bahunya. Rambut selehernya telah disisir rapi. Ia mendekati bapak mertuanya yang sedang menikmati sarapan. "Pamit, Pih. Saya berangkat. Assalamualaikum." "Waalaikum salam." ***
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Isi Cahaya Cahaya, seribu cahaya menerangi jalanmu. Seperti, matahari dan rembulan disampingmu. Sinar mu begitu terang, membuat jalan menjadi terang. Langkahmu bagaikan permata laksana bunga bercahaya, yaa kala itu dipagi hari. Perjalanan harus kutempuh dengan berjalan kaki. Kota kabupaten masih jauh, aku masih sepertiga perjalanan.
9.73.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
SUNNY

SUNNY

Bahuku terasa disentuh, Mama memanggil namaku "Sunny... Sunny bangun ayo sarapan" Ku buka mata cepat ku hapus air yang mengalir di pipiku. "Hi, udah kesini aja pagi-pagi. Emang di bolehin sama Mamanya mbak?" "Aku ada kegiatan di kampus. Ini aku bawa sarapan , ada roti selai coklat sama nasi bungkus. Maaf ya cuma itu aja". aku menggeleng "Aku sarapan roti selai coklat doang udah cukup kok. Lagian gak biasa sarapan nasi kalau pagi. Ntar nasinya aku makan buat siang aja" Ku tambahkan senyumanku sambil menghadap ke Mama.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Dia kemudian mengambil cincin tersebut dan berkata, "i do!" -TAMAT- PS: Terima kasih kepada kalian semua yang sudah membaca cerita Finding The Sun. Ga kerasa novel ini bisa tamat juga. Ini adalah novel pertamaku, karena itu aku mohon maaf sekali kalau misalnya masih banyak kekurangan. Sampai jumpa di cerita yang lain.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Werewolf and Psychopath

Werewolf and Psychopath

Happy Reading 😘 Sang Surya mulai menampakkan wujudnya, dengan sombong ia menebar sinarnya keseluruh alam semesta, menelusuri setiap celah, membangunkan makhluk hidup yang tengah tertidur lelap. Evelyn membuka kedua matanya perlahan merasakan sinar matahari menganggu kedua kelopak matanya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Menuju Matahari

Menuju Matahari

“Tanyakan kalau ada yang mau kutanyakan! Biasanya aku tak mau ditanya-tanya, tapi khusus untukmu, aku akan memberi pengecualian.” Mereka bergegas menaiki bukit. “Siapa itu Cahaya Agung?” tanya Rinjani kemudian. “Dari tadi kau terus-menerus menyebutnya...” “Nama lainnya adalah Bintang Pagi, atau Pembawa Cahaya. Dia yang menghasut Adam dan Hawa sehingga dibuang ke dunia. Dan ia pun kemudian ikut diusir keluar dari Istana Langit.”
9.526.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 660 kali sebagai cahaya mentari
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Bintang Tenggelam

Bintang Tenggelam

-Lintang Cahaya *** Sinar mentari memasuki jendela kamarku yang memantulkan sinar terang ke arah wajahku dan beberapa kali aku mengerjapkan kedua mataku, karena silau. Kringgg ... Kringgg ... Kringgg ... Dengan suara jam beker yang menyeruak telinga orang yang mendengarkannya. Aku sudah terbangun dan buka mataku dengan menutup wajahku menggunakan satu tangan berharap sinar matahari tak memantulkan cahayanya tepat di wajahku. Setelah nyawaku terkumpul aku berusaha bangkit dari kasur lembutku dan melakukan peregangan santai tidak lupa minum segelas air putih yang kuambil di sudut meja sebelah kasur.
9.93.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Biasanya kalau di rumah ia hanya memajangnya di lemari. Khalid mulai membuka lembar pertama, Surat Alfatihah. Surat yang sudah sangat ia hapal, lalu ia lanjutkan dengan surat Albaqarah. Ayat demi ayat ia baca secara langsung dengan terjemahnya. Air matanya mengalir deras, mengetahui betapa Allah memberikan perintah kepada manusia untuk menghadapi musibah dengan sabar dan salat.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)

Semua itu ia lakukan agar bisa melihat senyum di bibir ibunya, dan air mata bahagia bukan kesedihan mengalir di pipi ibunya. 'Maafkan aku Bu. Biarlah aku sendiri yang terluka, biarlah aku hadapi semua ini sendiri saja, sampai batas dimana kesabaranku tak bersisa.' ☘☘🏵☘☘ Nur terbangun karena suara petir yang sangat nyaring terdengar. Dibarengi dengan padamnya listrik. Beruntung di rumah Wahyu jika listrik padam maka genset akan langsung menyala. Jadi mereka tidak perlu dalam gelap berlama-lama.
9.825.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 845 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Saat aku menikmati hidup dengan santai, sosok yang familiar tiba-tiba muncul. Ben berdiri di depanku dengan wajah berantakan, matanya penuh kebahagiaan karena telah menemukanku kembali. “Merry, akhirnya aku menemukanmu.” Aku mundur dengan jijik. “Maaf, kamu siapa?” Ben tertegun. “Merry, ini aku. Aku sudah menyadari kesalahanku. Pulanglah denganku, ya? Aku sudah hapal jalan pulang. Ke mana pun diriku pergi, aku bisa kembali ke rumah.”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai cahaya mentari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status