Hati Yang Tersakiti
Telapak tangannya besar dan hangat, dan suaranya sangat nyaman, itulah yang kurasakan dulu, tapi sekarang aku hanya merasa tertekan.
Sebelumnya setiap aku dihukum oleh Abang dan Ayah, dia akan datang menyelamatkanku.
Dulu aku mengira Fendy adalah seberkas cahaya di hidupku, tapi sekarang aku hanya merasa dia sedang berakting penuh kasih sayang.
"Masih pagi, kamu tidur lagi dulu."
Fendy dengan lembut membelai wajahku, ekspresinya sungguh lembut.