Setiap Momen adalah Kamu
Berdua dalam hening pun, akan terasa membahagiakan, jika bersama dengan wanita yang kamu sukai, batinnya disertai senyuman yang terus berkibar.
Aditya mengantar Asti sampai di kediamannya.
“Pak Aditya, terima kasih banyak untuk malam ini,” ujar Asti, tersenyum manis. Aditya menutup mata. Senyuman Asti memacu jantungnya bekerja lebih keras.
“Pak Aditya?”
“Iya Asti. Terima kasih, ya. Jika boleh, saya siap menemani kamu jika ingin ke tempat itu lagi.”
Hot Chapters